Dewan Serukan Penanganan Serius Sampah Manggarai Barat - FloresPos Net

Dewan Serukan Penanganan Serius Sampah Manggarai Barat

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-DPRD Kabupaten Manggarai Barat NTT menyerukan agar penanganan sampah daerah itu dilakukan serius. Karena sudah jadi isu nasional, dunia, momok yang menakutkan.

Sewargading S. J. Putera, Wakil Ketua Dua DPRD Manggarai Barat (Mabar),  Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan itu kepada Florespos.net, di Labuan Bajo baru-baru ini.

Pria yang disapa Gading itu dimintai tanggapan terkait berita media ini sebelumnya, seperti disampaikan Camat Komodo Mabar, Iwan Martinus, menduga bahwa sampah hancurkan budidaya mutiara di Manggarai Barat.

Baca Juga :  Keluarga Agung SMP Negeri Kewapante Berbagi Kasih dengan Korban Letusan Gunung Lewotobi

Menurut Gading, yang diutarakan Camat Komodo soal dugaan ada perusahan mutiara yang bangkrut atau  gulung tikar di Manggarai Barat, termasuk di perairan Labuan Bajo Kecamatan Komodo, mungkin benar, karena sampah bisa merusak bibit mutiara yang dibudidaya. Soal ini akan dicek.

“Terimakasih masukan ini. Mungkin benar juga, akan dicek. Nanti kita akan mencoba minta konfirmasi dari OPD teknis supaya nanti menjadi salah satu agenda kami dewan untuk bahas,“ kata Gading.

Lanjut dia, seandainya itu benar maka pasti akan ditindaklanjuti dengan solusi. Ada langkah mencapai soal itu. Seandainya benar, usaha-usaha seperti itu hancur karena dugaan sampah, tentu sangat disayangkan.

Baca Juga :  Integrasikan Koperasi Desa Merah Putih dengan Koperasi Tak Aktif di Manggarai Barat

“Perlu disadari penanganan sampah merupakan isu nasional di zaman Presiden  RI sekarang. Kita diminta untuk penanganan serius soal sampah. Apalagi kalau sampai fatal, berdampak pada hal-hal seperti itu tadi. Nanti kita akan tindak lanjuti,” ujar Gading.

“Kepada teman-teman yang mengalami seperti itu, diminta memberi masukan ke kita (DPRD Mabar). Investasi seperti itu (budaya mutiara) tidak kecil,” tutupnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA