LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-DPRD Kabupaten Manggarai Barat NTT menyerukan agar penanganan sampah daerah itu dilakukan serius. Karena sudah jadi isu nasional, dunia, momok yang menakutkan.
Sewargading S. J. Putera, Wakil Ketua Dua DPRD Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan itu kepada Florespos.net, di Labuan Bajo baru-baru ini.
Pria yang disapa Gading itu dimintai tanggapan terkait berita media ini sebelumnya, seperti disampaikan Camat Komodo Mabar, Iwan Martinus, menduga bahwa sampah hancurkan budidaya mutiara di Manggarai Barat.
Menurut Gading, yang diutarakan Camat Komodo soal dugaan ada perusahan mutiara yang bangkrut atau gulung tikar di Manggarai Barat, termasuk di perairan Labuan Bajo Kecamatan Komodo, mungkin benar, karena sampah bisa merusak bibit mutiara yang dibudidaya. Soal ini akan dicek.
“Terimakasih masukan ini. Mungkin benar juga, akan dicek. Nanti kita akan mencoba minta konfirmasi dari OPD teknis supaya nanti menjadi salah satu agenda kami dewan untuk bahas,“ kata Gading.
Lanjut dia, seandainya itu benar maka pasti akan ditindaklanjuti dengan solusi. Ada langkah mencapai soal itu. Seandainya benar, usaha-usaha seperti itu hancur karena dugaan sampah, tentu sangat disayangkan.
“Perlu disadari penanganan sampah merupakan isu nasional di zaman Presiden RI sekarang. Kita diminta untuk penanganan serius soal sampah. Apalagi kalau sampai fatal, berdampak pada hal-hal seperti itu tadi. Nanti kita akan tindak lanjuti,” ujar Gading.
“Kepada teman-teman yang mengalami seperti itu, diminta memberi masukan ke kita (DPRD Mabar). Investasi seperti itu (budaya mutiara) tidak kecil,” tutupnya. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










