Pemilik Tanah Serahkan Lahan di Kolisia Untuk Lokasi Grasstrack, Panitia Lakukan Penggusuran - FloresPos Net - Page 2

Pemilik Tanah Serahkan Lahan di Kolisia Untuk Lokasi Grasstrack, Panitia Lakukan Penggusuran

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amandus mengatakan, hari pertama penggusuran Firmus tidak hadir di lokasi lahan,hari kedua Firmus hadir sampai di lokasi lalu pulang dan hari ketiga dirinya mendapatkan telepon pengancaman dari Firmus.

Dia mengaku sempat sarankan Firmus tidak boleh seperti itu, kalau merasa memiliki lahan tersebut, kenapa mediasi di tanggal 11 April itu tidak mau hadir supaya permasalahan bisa diselesaikan.

“Merasa tidak nyaman, tanggal 15 April 2025 kami melaporkan ke SPKT Polres Sikka. Kami diundang Polres Sikka untuk mediasi, bertemu Firmus beberapa hari kemudian,” ungkapnya.

Menurut Amandus, Firmus datang bersama pengacaranya dan saat mediasi itu dirinya menyampaikan tentang pengancaman yang diterimanya namun Firmus tidak mengakui.

Baca Juga :  Kunker Kapolda NTT di Ngada, Disambut Tarian Adat Ja'i

Lanjutnya, beberapa saat kemudian Firmus mengatakan mediasi ini tidak menemukan kata sepakat lalu dia pamit ke polisi dan pulang.

Firmus pun melaporkan Amandus ke Polres Sikka karena telah melakukan pengerusakan tanaman di atas lahannya dia sehingga Reskrim Polres Sikka pun melakukan mediasi.

Amandus menyebutkan, saat mediasi Polisi mengajukan pertanyaan bagaimana tanggapan dirinya terkait dengan laporan Firmus dan dirinya menyampaikan bahwa Firmus salah melapor orang.

Baca Juga :  Petani Satar Mese, Manggarai, Gelar Ritus Adat Tolak Bala Usir Hama Tikus

“Saya sebelum melakukan penggusuran saya pelajari soal legalitas tanah tersebut. Pemiliknya mengakui tanah tersebut miliknya dan menunjukan sertifikat tanah asli bahkan kami buat kesepakatan kerja yang ditandatangani di atas meterai,” ucapnya.

Atas dasar ini kata Amandus, dirinya pun berani melakukan penggusuran lahan sehingga dirinya mengaku tidak ada hubungan dengan Firmus, hubungan kerja pun tidak ada sehingga ia sampaikan di hadapan polisi bahwa Firmus salah melapor orang.

Amandus memaparkan, Firmus akhirnya mencabut laporan polisi dan melaporkan pemilik lahan dengan narasi laporan yang sama.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains
Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’
Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak
Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS
Polres Ende Gelar Latihan Sistem Pengamanan Mako
Nagekeo Dapat Dana Pusat untuk Bangun Sekolah Rakyat dan SMA Katolik, Lahan 10 Ha Sudah Dihibahkan
Berita ini 2,891 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WITA

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WITA

Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

Rabu, 22 April 2026 - 14:56 WITA

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’

Rabu, 22 April 2026 - 13:35 WITA

Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA