Lahan untuk Lokasi Grasstrack di Kolisia Bukan Milik Penggarap - FloresPos Net - Page 2

Lahan untuk Lokasi Grasstrack di Kolisia Bukan Milik Penggarap

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata dia, Firmus menjawab bahwa tanah tersebut miliknya dan ketika ditanya lagi dia bilang yang sama dan menyebutkan tanah tersebut Aliando Gode (suami Voni) sudah menyerahkan kepadanya.

Voni pun bertanya kapan diserahkan, masa dia sebagai isteri tidak mengetahui hal tersebut dan Firmus menjawab tanah tersebut diberikan kepadanya saat berbicara empat mata dengan Alaindo Gode.

Besoknya Voni kembali memanggil Firmus ke rumahnya dan menanyakan hal yang sama dan Firmus tetap bersikeras bahwa tanah tersebut merupakan miliknya.

“Saya bilang sertifikatnya kan ada di saya, dia bilang saya pegang foto copynya.Terus saya tanya sertifikatnya atas nama siapa, dia jawab atas nama Alaindo Gode suami saya namu sudah dijanjikan akan diberikan kepadanya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Curi di Reo,  Polisi Bekuk Pelakunya di Kota Ruteng

Voni pun menanyakan hal tersebut kepada suaminya (Alaindo Gode) dan suaminya pun emosi dan dirinya menyarankan agar dilakukan mediasi dengan bantuan polisi.

Saat mediasi pun tidak ada titik temu karena Firmus mengakui tanah tersebut merupakan miliknya tapi saat ada masalah hukum dia tidak permasalahkan tanah itu miliknya namun dia permasalahkan tanamannya.

“Kami dengan Firmus tidak ada kesepakatan karena dia kami sudah anggap seperti keluarga.Daripada tanah itu kosong, sudah kamu tanam. Tapi tidak ada embel-embel lain,” ucapnya.

Amandus Ratason mengatakan, pihak yang melakukan penggusuran lahan tersebut mengakui di lahan tersebut dia melihat sekitar 10 pohon merungge berukuran besar dan kelihatan sudah lama tumbuh.

Baca Juga :  Hasil Penyelidikan Propam Polres Sikka Terkait Aipda II yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Amandus mengatakan, Firmus mengaku ada sekitar 500 pohon pepaya namun yang dia lihat di lokasi tidak sampai 10 pohon, terung yang dikatakan ribuan pohon pun hanya dilihat sekitar 3 sampai 4 pohon saja.

“Pohon terung tersebut ada di depan bak air dan tanamannya sudah tua. Mahoni juga sekitar 10 pohon, pisang yang dia bilang hampir 5 ribu pohon itu, saya pastikan sekitar 50 rumpun dan pada saat kami gusur tidak menemukan 5 ribu pohon,” ungkapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Tim PKM Uniflor Dampingi Kelompok Tani Setia Kawan Saga Tingkatkan Produktivitas Pengolahan Kemiri
Ikatan Guru Sertifikasi Kabupaten Sikka Sesalkan Perlakuan Staf Kemenag Sikka dan Dukung Proses Hukum Para Pelaku
Prihatin dengan Kondisi Ekonomi Umat, DPP Paroki Onekore Bagikan 50 Paket Sembako
Arton Togo Siap Optimalkan 4 Potensi–‘Mari Bangun Desa Aeramo dalam Semangat To’o Jogho Waga Sama’
Berita ini 1,905 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01 WITA

Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Ikatan Guru Sertifikasi Kabupaten Sikka Sesalkan Perlakuan Staf Kemenag Sikka dan Dukung Proses Hukum Para Pelaku

Berita Terbaru

Lantai Pasar Batu Cermin kini tinggal tanah,berdebu dan mengotori jualan pedagang.

Nusa Bunga

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:23 WITA