Debu Vulkanik Gunung Lewotobi Landa Kota Ende, Warga Diminta Gunakan Masker - FloresPos Net

Debu Vulkanik Gunung Lewotobi Landa Kota Ende, Warga Diminta Gunakan Masker

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 08:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debu menutupi bodi kenadaraan warga di Jalan Udayana, Rabu (18/5/2025).

Debu menutupi bodi kenadaraan warga di Jalan Udayana, Rabu (18/5/2025).

ENDE, FLORESPOS.net-Debu Vulkanik akibat letusan gunung Api Lewotobi laki-laki, Selasa (17/6/2025) sampai ke kota Ende.

Seperti disakikan media ini di bebeapa tItik di wilayah kota Ende, debu vulkanik menutupi atap-atap rumah warga, daun tanaman, serta kendaraan roda 2 atau roda empat yang terparkir. Bahkan jalan-jalan di Kota Ende dan halaman rumah terlihat dipenuhi debu vulkanik Gunung Lewotobi.

Warga jalan Durian, Wilibrodus, pukul 5.30 Wita mengontak Florespos.net mengeluhkan abu vulkanik Gunung Lewotobi yang menutupi body kendaraannya.

“Selamat pagi pak, di Udayana aman ko? Kami di Durian, banyak kendaraan dan dedaunan dipenuhi debu. Ini rupanya akibat letusan gunung Lewotobi. Tolong diinformasikan kepada masyarakat untuk bisa lindungi diri dengan masker. Debu vulknik berbahaya untuk kesehatan,” kata bapak yang rupanya bekerja di bidang kesehatan itu.

Baca Juga :  Pricilia Menangis Orangtua Tak Hadiri Wisudanya Karena Bencana Erupsi Lewotobi
Debu Vulkanik Gunung Lewotobi melekat pada tanaman milik warga Kota Ende.

Pantauan Florespos.net di  beberapa ruas jalan dan rumah warga tampak debu cukup tebal menutupi kendaraan yang terparkir di halaman. Tentu ini mesti menjadi perhatian, karena berbahaya untuk kesehatan.

5 Bahaya Abu Vulknik untuk kesehatan

Seperti dikutip dari Pusat Krisis Kesehatan  Kementerian Kesehatan RI, abu vulkanik memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dampak kesehatan yang rentan yakni mata dan saluran pernapasan.

Adapun 5 dampak buruk kesehatan bagi warga yang terpapar abu vulkanik  yakni:

1.Iritasi hidung dan pilek.

2.Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering.

3.Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi lebih serius seperti bronkitis akut, selama beberapa hari (batuk kering, pilek, produksi dahak berlebih, mengi, dan sesak napas).

Baca Juga :  Abu Vulkanik Lewotobi Masuk Ende, Polres Ende Langsung Lakukan Hal Ini

4.Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis. Keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak napas,mengi, dan batuk.

5.Ketidaknyamanan saat bernapas.

Pakai Masker

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Marsel Meta yang dihubungi Florespos.net melalui What’s ap, Rabu (18/6/2025) mengimbau warga untuk sementara menggunkan masker dan berpartisipasi menyiram debu  di sepanjang ruas jalan dan lingkungan.

“Sedang siapkan flyer. Nanti dibagikan. Utsmanya pakai masker, partisipasi penyiraman debu di sepanjang ruas jalan kita dan lingkungan,” demikian jawaban Kaban BPD Kabupaten Ende melalui media What’s ap kepada Florespos.net pagi tadi.*

Penulis : Anton Harus

Editor : Wento Eliando

Berita Terkait

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12
SMPK Tri Bhakti Reo Masuk 10 Besar TKA 2026 Manggarai, Dua Siswa Raih 90.00 Bahasa Indonesia
Berawal Dari SPK Lela, Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Hadir dengan Tiga Program Studi Unggulan
Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri
Kondisi Infrastruktur di Riung Barat Masih Jauh dari Layak–Jalan Wangka-Marunggela Rusak Parah
HUT 25 Tahun, STIPAS KAK Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
90 Petani Flores Timur Bertolak ke Soe–Pergi Belajar Praktek Baik Pengembangan Holtikultura
Nando Watu Sebut Pemdes Niowula Abaikan Mekanisme, Desak Cari Lahan Lain untuk KDMP
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:51 WITA

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:01 WITA

SMPK Tri Bhakti Reo Masuk 10 Besar TKA 2026 Manggarai, Dua Siswa Raih 90.00 Bahasa Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:13 WITA

Berawal Dari SPK Lela, Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Hadir dengan Tiga Program Studi Unggulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:01 WITA

Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri

Senin, 8 Juni 2026 - 20:37 WITA

HUT 25 Tahun, STIPAS KAK Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:51 WITA