Manggarai Barat Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka - FloresPos Net

Manggarai Barat Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mangayung, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan  Mabar

Mangayung, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Warloka, Desa Persiapan Warloka Pesisir Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, mulai dibangun.

Mangayung, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Mabar, mengatakan, KNMP Warloka dibangun Pemerintah Pusat (Pempus) melalu kementerian terkait, ujarnya menanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Nama awal program ini yakni Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Warloka. Karena tergolong sukses akhirnya naik status menjadi Kampung Nelayan Moderen (Kalamo). Semua pada zaman Presiden Joko Widodo (Jokowi), hanya belum dilanjutkan.

Ketika sudah ganti presiden, pembangunan dilanjutkan, diteruskan masa Presiden Prabowo Subianto sekarang. Namanya pun diganti menjadi Kampung Nelayan Merah Putih Warloka.

Baca Juga :  Dewan Sarankan Tanah Pemerintah Manggarai Barat Dikelola Pihak Ketiga

Terkait proyek ini, masih Mangayung, saat ini di KNMP Warloka sedang dibangun SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan) di timur kampung/teluk Warloka.

Di sana Warloka juga sudah ada  koperasi bentukan Pempus tahun lalu. Koperaai ini  dikelola masyarakat lokal, warga Warloka. Yang ada dalam koperasi ini yakni KUB-KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang semuanya penduduk setempat.

Selanjutnya, masih di 2025, pembangunan dermaga dan jalan. Lokasinya bergeser sedikit ke barat dari dermaga lama yang sekarang. Di situ juga akan ada untuk  traveling wisata mangrove. Jalan tersebut rencananya akan jadi jalan alternatif menuju Labuan Bajo ibu kota Mabar, jalan sepanjang pantai.

Baca Juga :  Manggarai Barat Gunakan Drone untuk Kendalikan Hama dan Penyakit Tanaman

Sedangkan untuk penataan Pasar Barter Warloka mungkin akan ada juga, sudah didesain (design) beberapa waktu lalu. Lokasinya tetap di tempat yang sama di bibir teluk Warloka yang juga di tengah pemukiman setempat. Kekhasan pasar tradisional/ barter ini tetap dipertahankan, atas alasan budaya, hanya mungkin sedikit dimodifikasi.

Pembangunan selter TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Warloka juga mungkin bagian dari proyek ini. Banyak item pekerjaan terkait  proyek ini, kata Mangayung yang saat itu didampingi Edi Sudrajat, staf DKPP. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA