Bangunan Lumbung Pangan di Manggarai Barat Beralih Fungsi Jadi PAUD - FloresPos Net

Bangunan Lumbung Pangan di Manggarai Barat Beralih Fungsi Jadi PAUD

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Darmawati Maria Sardiana dan Mangayung.

Darmawati Maria Sardiana dan Mangayung.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Ditengarai ada bangunan lumbung pangan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT beralih fungsi jadi gedung untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pengalihan fungsi bangunan lumbung pangan tersebut disinyalir karena isinya kosong, antara lain padi dan jagung.

Darmawati Maria Sardiana, Analis ketahanan pangan Ahli muda Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Mabar, menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini, mengatakan, jumlah lumbung pangan di Mabar 13 unit, dibangun beberapa tahun belakangan oleh pemerintah. Namun hanya beberapanya saja yang masih aktif, beroperasi baik. Lumbungan Pangan bagian dari kewenangan DKPP.

Baca Juga :  Bupati Don: Gedung SDI Wolooka yang Terbakar Perioritas Dibangun Tahun Depan

Sedangkan yang lain, kata dia, sudah tidak mampu lagi beroperasi. Atau kalau pun beroperasi tetapi kurang maksimal karena isinya kurang, atau keterbatasan isi, seperti padi, jagung dan lain-lain. Rupanya anggota yang meminjam padi atau pun pangan lainnya tidak bisa mengembalikan karena hasil panen kurang.

Bahkan, kata Wati, sapaan akrab Darmawati Maria Sardiana, ada di antara lumbung pangan tersebut yang kabarnya sudah beralih fungsi jadi PAUD, yaitu di Desa Golo Ketak, Kecamatan Boleng.

Baca Juga :  Rayakan Ultah ke-12, AWAS Tanam Bakau dan Gelar Sembako Murah

“ Informasi, padi masyarakat setempat ada. Hanya simpan sedikit jauh dari lumbung pangan itu. Di situ sudah jadi PAUD,” kata Wati yang saat itu berdampingan dengan Sekretaris DKPP, Mangayung.

Mangayung dan Wati dimintai tanggapan terkait program strategis/prioritas ketahanan pangan DKPP sehubungan dengan program ketahanan pangan nasional. Mangayung meminta Wati menjelaskannya.

Menurut Wati, terkait program ketahanan nasional, instansinya hanya menyiapkan data, ada juga instansi lain yang berhubungan dengan ketahan pangan dimaksud.

Edi Sudrajat, pegawai pada instansi bersangkutan saat itu meninggalkan tempat lebih awal. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
47 Pramuka Kwarcab Ende Siap Ikut Jambore Daerah dan Jambore Nasional
Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Berita ini 594 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02 WITA

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:58 WITA

47 Pramuka Kwarcab Ende Siap Ikut Jambore Daerah dan Jambore Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:02 WITA