Kapal Mati Mesin Enam Nelayan Alor Berhasil Diselamatkan Tim SAR - FloresPos Net

Kapal Mati Mesin Enam Nelayan Alor Berhasil Diselamatkan Tim SAR

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Tim SAR  gabungan melakukan pencarian terhadap enam orang nelayan asal Alor yang terombang-ambing di Perairan Mataru,Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keenam nelayan ini berangkat melaut Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 11.00 Wita dari rumah mereka di Desa Waituba Kecamatan Alor Selatan guna mencari ikan di perairan Kalunan.

“Saat hendak kembali ke esokan harinya Kapal mengalami mati mesin hingga akhirnya para korban terombang ambing di sekitar perairan Kalunan.” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator).

Baca Juga :  DPS Pilkada Serentak di Ngada 126.374, Pemilih Terbanyak Kecamatan Bajawa

Fathur menjelaskan,Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Alor, Pos TNI AL Alor, serta Polair Alor berangkat menuju lokasi tak lama usai mendapatkan informasi tersebut dengan mengerahkan Sea Rider Pos TNI AL Alor dan melakukan pencarian di Perairan Kalunan

Sekitar pukul 17.00 Wita tim SAR melihat melakui teropong dari kejauhan terdapat kapal yang berjalan pelan-pelan dan dicurigai kapal tersebut merupakan kapal korban.

Baca Juga :  Sehidun: Kalau Saya Bupati Manggarai Barat, Dua Tahun Selesai Masalah Sampah

Lanjut  Fathur,tim menuju ke kapal tersebut dan melakukan pengecekan guna memastikan keenam nelayan adalah benar korban yang dicari.

“seluruh korban syukur dalam keadaan selamat dan hanya sedikit mengalami kelelahan pasca terombang ambing di perairan. Tepat Pukul 21.10 Wita seluruh korban bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Kalabahi dengan selamat,” ungkapnya.

Fathur menyebutkan keenam nelayan ini pun akhirnya bisa dikembalikan ke rumah masing-masing  dalam keadaan sehat dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat
Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu
Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka
RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban
Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada
Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Rubit Berharap Polres Sikka Mengusut Tuntas dan Keluarga Mendapatkan Keadilan
Pertamina Pastikan Stok BBM Tak Akan Habis dalam 21 Hari
Petani Harus Jaga Siklus dan Keseimbangan Alam, Jangan Basmi Musuh Alami Tanaman
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:13 WITA

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:08 WITA

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WITA

Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:33 WITA

RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:57 WITA

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Berita Terbaru

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pose dengan pejabat Pemkab Mabar dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Labuan Bajo baru-baru ini.

Nusa Bunga

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:08 WITA

Nusa Bunga

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:57 WITA