Polres Ngada Amankan 2 Terduga Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Asal Ende dan Ngada - FloresPos Net

Polres Ngada Amankan 2 Terduga Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Asal Ende dan Ngada

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 16:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Polres Ngada Terkait Penangkapan Pembuat dan Pengedar uang Palsu di Kabupaten Ngada, Jumat (25/4/2025).

Konferensi Pers Polres Ngada Terkait Penangkapan Pembuat dan Pengedar uang Palsu di Kabupaten Ngada, Jumat (25/4/2025).

BAJAWA, FLORESPOS.net-Polres Ngada berhasil mengamankan  2 orang terduga pelaku pembuat dan pengedar uang palsu di wilayah Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada. Terduga diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cukup, Kamis (24/4/2025 ).

Kapolres Ngada AKBP Andrey  Valentino, S.I.K dalam Konferensi Pers, umat ( 25/4-2025 ) menjelaskan, pihaknya melalui unit Buser Polres Ngada di pimpin  Aipda Yohanes Noka bersama anggota  dan anggota Pos Pol Jerebu’u Brigpol Longginus Koe, Kecamatan Jerebuu , mengamankan 2 orang tersangka MFM umur 26 tahun alamat Buu, Desa Dariwali 1, Kecamatan Jerebu’u Kabupaten Ngada dan KG 21 tahun alamat Desa Malanangge, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, yang diduga membuat dan mengedarkan uang Palsu di Buu, Desa Dariwali 1, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis pukul 08.40 wita di mana  seorang masyarakat yakni Paulina Titu ( 52 ) alamat Buu Desa Dariwali 1, Kecamatan Jerebu’u mengadu ke Pospol Jerebu’u, Polsek Aimere, terkait dugaan beredarnya uang palsu.

Baca Juga :  Pemkab Ende Tutup Sementara Dua Rumah Makan, Ini Alasan dan Tanggapan Pemilik

Setelah mendapat informasi, unit Buser langsung menuju ke lokasi dan melakukan interogasi terhadap pelaku MFL. Dari hasil interogasi pelaku mengakui uang tersebut dibuat sendiri dengan cara difoto copy.

Pelaku mengakui bahwa dia baru mencoba coba. Pelaku sudah mencetak uang dengan jumlah Rp1.000.000 yang terdiri dari pecahan seratus ribu rupiah sebanyak 8 lembar dan pecahan lima puluh ribu  rupiah sebanyak 4 lembar.

Dalam melakukan aksinya, pelaku mengajak seorang temannya terduga  KG dan pelaku memberikan uang palsu sebesar empat ratus ribu rupiah. Untuk sementara terkait peredaran uang palsu tersebut masih didalami. Pelaku KG belum jujur di mana uang tersebut berada dan masih dalam tahap lidik.

KG: uang empat ratus ribu sudahh dibakar

Baca Juga :  Anggota Pramuka Gudep 3 Sekolah di Sikka Antusias Ikuti Lomba Tingkat Regu Penggalang III

Dalam kegiatan  tersebut, anggota mengamankan barang bukti berupa uang  palsu sebesar Rp 600.000, Dua unit Hp milik pelaku, Satu kartu ATM Mandiri milik istri terduga MFL, satu unit Printer Canon, kertas HVS sisa pembuatan uang palsu, lem, gunting yang digunakan untuk membuat uang palsu.

Kapolres  Ngada AKBP Andrey  Valentino menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras petugas dalam memberantas peredaran uang palsu di wilayah hukum Polres Ngada.

Kapolres Ngada mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan teliti saat melakukan transaksi keuangan. Jika menemukan uang palsu, segera hubungi pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

Kedua pelaku telah diamankan di Polres Ngada untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polres Ngada akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap kasus peredaran uang palsu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.*

Penulis : wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 907 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru