Mahasiswa Unwira Kupang MBKM-Mandiri di Nagekeo - FloresPos Net - Page 2

Mahasiswa Unwira Kupang MBKM-Mandiri di Nagekeo

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Nagekeo saat menerima 46 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Wakil Bupati Nagekeo saat menerima 46 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Ia berharap masyarakat diberi edukasi dan motivasi bagaimana perhatian dan perlakuan terhadap sumber air sehingga ketersediaan air tetap terjamin.

“Bagaimana perlakuan kita di seputaran mata air. Ini belum terlambat, kalau tidak diperhatikan secara baik bisa-bisa kita krisis air,” kata Wakil Bupati Gonzalo.

Yohana Fransiska Medho, Dosen Pendamping menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang telah menerima mahasiswa Unwira untuk melakukan Program MBKM-Mandiri/KKN Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 di wilayah tersebut.

Yolan menjelaskan, Program MBKM merupakan salah satu skema pengabdian yang dipilih oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unwira Kupang dalam kurikulum Merdeka Belajar dengan tema umum “Membangun Desa”.

Baca Juga :  Warga Sawu Keluhkan Dapur Umum yang Jauh dari Lokasi Bencana

Program MBKM merupakan kegiatan belajar mahasiswa yang bukan lagi duduk mendengar teori di dalam kelas, tetapi merealisasikan teori tersebut di lapangan.

Yolan mengatakan, dalam MBKM tersebut mahasiswa/i sudah terbagi di beberapa kecamatan dan desa akan mempresentasikan program kelompok dan program individu kepada perangkat desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat desa.

“Program-program tersebut akan di sepakati bersama melalui pleno program dan akan disinkronkan dengan kondisi atau potensi yang ada di desa,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Tinjau Lokasi Percetakan Sawah, Warga Rendu Wawo Ucapkan Terima Kasih

MBKM yang diikuti oleh 46 mahasiswa/i dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang terbagi dari tiga program studi, yakni Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi dan Administrasi Publik. Mereka didampingi 3 Dosen Pendamping Lapangan dan dilaksanakan selama dua bulan.

Mereka tersebar Kecamatan Aesesa yakni Desa Olaia dan Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa Selatan di Desa Tutubhada, dan Kecamatan Mauponggo di Desa Maukeli, Desa Aeweo dan Desa Jawapogo. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo
Ngada Masuk Masa Transisi Pemulihan, Pemda Gelar Uji Publik Hasil Pendataan dan Verifikasi Kondisi Rumah Terdampak Gempa Flores
Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa
Jokowi Besok Berkunjung ke Palue
Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:59 WITA

Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo

Rabu, 16 September 2026 - 18:42 WITA

Ngada Masuk Masa Transisi Pemulihan, Pemda Gelar Uji Publik Hasil Pendataan dan Verifikasi Kondisi Rumah Terdampak Gempa Flores

Selasa, 15 September 2026 - 20:54 WITA

Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua

Selasa, 15 September 2026 - 19:47 WITA

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WITA

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:47 WITA