Kantong PAD Flores Timur, Obyek Wisata Pemandian Waiplatin Memprihatinkan - FloresPos Net

Kantong PAD Flores Timur, Obyek Wisata Pemandian Waiplatin Memprihatinkan

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Hutan Bakau di Kawasan Wisata Waiplatin, Kabupaten Flores Timur Tampak Lapuk dan Rapuh. Gambar diambil Jumat (4/4/2025) sore. (FOTO: WENTHO ELIANDO)

Jembatan Hutan Bakau di Kawasan Wisata Waiplatin, Kabupaten Flores Timur Tampak Lapuk dan Rapuh. Gambar diambil Jumat (4/4/2025) sore. (FOTO: WENTHO ELIANDO)

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kondisi salah satu obyek wisata andalan terdekat di Kota Larantuka, Kawasan Pemandian Waiplatin, di Desa Mokantarak, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memprihatinkan.

Padahal, obyek wisata air panas yang terletak di bagian barat Kota Larantuka, pusat Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur ini merupakan salah satu kantong penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Seperti disaksikan Florespos.net, Jumat (4/4/2025) sore, gapuran atau pintu masuk obyek wisata dalam kondisi rusak. Pun tembok pemisah, gazebo, jembatan, kanopi menuju hutan bakau dan sarana mainan anak-anak juga dalam kondisi yang sama

Selain itu, kolam besar dan kolam-kolam kecil air panas yang ada dalam kawasan itu juga tampak rusak dan ada yang justru sudah tidak bisa digunakan sama sekali. Rumput liar tumbuh subur di obyek wisata ini.

Baca Juga :  Forum Karang Taruna Ende Gandeng Pemerintah Bersih Tiga Pasar di Kota

“Wisatawan ke sini hanya mandi air panas saja. Tidak bisa nikmati fasilitas lain seperti jalan ke hutan bakau, mandi di kolam besar dan anak-anak main sarana mainan. Banyak fasilitas pendukung di sini sudah rusak,” kata sejumlah wisatawan lokal yang menikmati air panas alam Waiplatin, Jumat sore.

Petugas Karcis Masuk, Valeria Hurint kepada wartawan di obyek wisata Waiplatin, Jumat (4/4/2025) sore membenarkan itu. Menurutnya, banyak fasilitas dalam kawasan wisata Waiplatin sudah dalam kondisi rusak dan perlu perbaikan.

Valeria mengatakan, selama dua tahun sejak 2023 dan 2024, obyek wisata Waiplatin dikelola oleh pihak ketiga, yakni Nagi Explorer. Tapi sejak tahun 2025, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur mengambil kembali pengelolaan.

Baca Juga :  Pastikan Ketersediaan Bapok Satgas Pangan Polres Ende Turun ke Pasar

Dia mengaku sudah menyampaikan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terkait dengan fasilitas obyek wisata Waiplatin yang sudah rusak tersebut.

Dia menyebutkan, obyek wisata Waiplatin selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal terutama hari Minggu dan hari libur nasional.

Kata Valeria, karcis pengunjung obyek wisata Waiplatin yang dipungut terdiri dari orang dewasa Rp 5.000 dan anak-anak Rp 2.000. Parkir kendaraan roda empat Rp 10.000, kendaraan roda dua Rp. 5.000, dan sewa gazebo Rp 10.000. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 509 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA