Tidak Boleh Ada Kompromi Terhadap Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak - FloresPos Net

Tidak Boleh Ada Kompromi Terhadap Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 16:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

MAUMERE, FLORESPOS.net-Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), hendaknya menjadi perhatian semua pihak agar kasus serupa tidak berulang.

Termasuk kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak khususnya anak dibawah umur yang saat ini menjadi perhatian masyarakat terkait pencabulan 8 anak murid oleh sang guru.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga :  Dua Siswa Atlet Karate SMAN 1 Maumere Wakili NTT di O2SN di Jakarta

Petrus menekankan, kasus pencabulan yang dilakukan oleh guru KK di SD Inpres Pelibaler, Kecamatan Doreng harus diproses dan dijatuhi hukuman berat agar ada efek jera.

Ia menyesalkan kasus ini terjadi sejak tahun 2022 namun baru dilaporkan tahun 2025 sehingga jumlah anak didik yang menjadi korban bertambah banyak menjadi 8 orang..

“Bila sejak awal diketahui dan pelakunya diproses hukum maka tentu saja korbannya tidak banyak.Kasihan anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual ini,” ungkapnya.

Menurut Petrus, dinasnya melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD )Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mendapatkan laporan tanggal 19 Februari 2025.

Baca Juga :  Nasabah BRI Unit Nita Dapat Mobil Pick Up Dalam Undian Simpedes BRI Maumere

Setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung bergerak ke lapangan untuk menggali informasi dan berkoordinasi dengan Polres Sikka, kepala sekolah dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO).

Harapannya, kasus ini dilanjutkan sebab korbannya anak-anak sebab bila dibiarkan maka predator-predator akan bermunculan sebab tidak ada efek jera.

Kasus-kasus seperti hendaknya menjadi musuh bersama semua komponen dan lapian masyarakat sehingga tidak ada ruang bagi predator-predator pelecehan terhadap perempuan dan anak.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 326 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA