Upaya merawat bumi itu tidak saja dalam tataran penyadaran berupa edukasi-edukasi, sosialisasi, katekese, misa ekologis, juga aksi nyata seperti penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dan penjagaan alam dan lingkungan.
Seperti tahun lalu, edukasi lebih banyak disasarkan pada generasi muda, yakni anak-anak sekolah. Generasi muda harus disadarkan sejak dini tentang bagaimana menjaga alam dan lingkungan sehingga bumi ini tetap dirawat dengan baik.
Krisis ekologi akibat masif rusaknya alam dan lingkungan telah disadari betul dengan pelbagai dampak negatif yang dirasakan umat manusia tahun-tahun belakangan ini.
“Dan, penyebab rusaknya alam dan lingkungan itu, paling utama karena faktor manusia,” katanya.
Sebelumnya, RD. Orion Dampuk dari SMA Swasta Katolik St. Gregorius Reo menyatakan apresiasi tinggi atas kegiatan JPIC Puspas Keuskupan Ruteng di sekolahnya. Apa yang dilakukan sudah pasti bisa memberi manfaat positif untuk para guru dan siswa dalam menjaga alam dan lingkungan.
“Apa yang dilakukan ini pasti berdampak positif ke depannya dalam menjaga alam dan lingkungan sekolah agar tetap lestari dan terawat dengan baik,” katanya. *
Penulis : Christo Lawudin
Editor : Anton Harus
Halaman : 1 2










