Menkes Budi Gunadi Sadikin Terpleset di Kamar Mandi Akibat Hipoglikemia, Ingatkan Lansia untuk Waspada - FloresPos Net

Menkes Budi Gunadi Sadikin Terpleset di Kamar Mandi Akibat Hipoglikemia, Ingatkan Lansia untuk Waspada

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat groundbreaking RSUD Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (1/2/2025.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat groundbreaking RSUD Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (1/2/2025.

JAKARTA, FLORESPOS.net-Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mengalami insiden terpleset di kamar mandi akibat hipoglikemia, atau kadar gula darah rendah.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya (@bgsadikin) pada Senin (3/2/2025) malam, Budi menjelaskan kejadian tersebut dan kondisi fisiknya.

Budi menceritakan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu (2/5/2025) setelah ia menyelesaikan rutinitas lari pagi sejauh tujuh kilometer.

Menurutnya, kondisi tubuh yang belum mendapatkan asupan makanan atau minuman apapun, ditambah dengan kelelahan setelah berlari, membuat kadar gula darahnya turun drastis.

Baca Juga :  STIPAR Atma Reksa Ende Utus 175 Katekis ke Tengah Masyarakat

Hal ini menyebabkan ia merasa pusing dan sedikit kliyengan.

“Saya agak merasa kliyengan, langsung mau minum gula dan makan kurma; kebelet pipis berakhir kepleset di kamar mandi,” ujar Budi, menjelaskan kejadian yang terjadi setelah ia lari pagi untuk memenuhi target mingguan.

Budi juga mengungkapkan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh kelelahan yang ia alami setelah perjalanan panjang dari Jakarta menuju Labuan Bajo, Ruteng, dan Borong.

Baca Juga :  Lapak Jualan di Sempadan Ndao Ditertibkan Setelah Lebaran, Ini Solusi untuk Warga

Setelah acara groundbreaking RSUD Borong, Budi mengaku tidak sempat beristirahat cukup karena harus segera kembali ke Jakarta.

“Kami harus menempuh 5,5 jam Borong-Bajo, sudah sampai bandara kena delay lagi. Akhirnya, baru tiba di Jakarta Sabtu malam dan masih ada acara berikutnya,” ungkap pria berusia 60 tahun ini.

Pesan Budi untuk lansia: jangan memaksakan diri

Setelah mengalami insiden tersebut, Budi menyampaikan pesan penting kepada para lansia, terutama terkait dengan pentingnya memperhatikan kondisi fisik secara bijak.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Berita Terbaru