Romo Mansu mengaku bangga karena permintaannya untuk membangun gedung Gereja Stasi Serise langsung ditindaklanjuti oleh Romo Martin Chen dengan meninjau lokasi pembangunan dan membawa serta salah seorang arsitektur yang merancang pembangunan gereja dimaksud.
“Saya sangat senang karena Romo Martin Chen dan salah seorang arsitektur sudah melihat lokasi yang dijadikan tempat pembangunan gereja. Semoga niat baik Romo Martin Chen dan dukungan umat Stasi Santo Leo Agung Serise mempercepat pembangunan gereja ini,” kata Romo Mansu optimistis.
Romo Mansu mengakui bahwa salah satu bentuk dukungannya sebagai pastor paroki dan umat Stasi Serise terlihat dari antusiasme pelbagai elemen umat dalam pembukaan ruas jalan ke lokasi pembangunan gereja Serise, belum lama ini.
“Jalan yang kami buka ini dapat mempercepat pendropan material bangunan ke lokasi pembangunan Gereja Serise. Kami juga siap mendukung pembangunan gereja ini dengan cara kami,” kata Romo Mansu.
Terima Kasih
Sekretaris Stasi Santo Leo Agung Serise Stanis Jehadut kepada Media ini di Serise, Senin (3/2/2025) menyampaikan terima kasih kepada Direktur Puspas Keuskupan Ruteng RD. Martin Chen dan Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman yang dengan ikhlas menyanggupi untuk membangun Gereja Serise.
“Saya secara pribadi bersama umat di Stasi Serise menyampaikan terima kasih kepada RD. Martin Chen dan RD. Mansuetus Hariman atas perhatian kepada kami umat di Stasi Serise,” kata Stanis Jehadut.
Stanis Jehadut mengakui bahwa Gedung Kapel di mana umat menjalankan ibadat selama ini dibangun pada tahun 2019 dengan ukuran 7X9 meter.
“Gedung Kapel Stasi yang kami bangun sangat sederhana berdindingkan pelupuh bambu. Material bangunan yang ada sudah lapuk,” katanya.
Data yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa Umat Katolik yang berada di Stasi Serise sebanyak 50 KK atau sekitar 100 warga lebih. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










