Polisi Kantongi Bukti Permulaan, Kasus Dugaan Pelecehan di RSUD Ende Naik Tahap Sidik - FloresPos Net

Polisi Kantongi Bukti Permulaan, Kasus Dugaan Pelecehan di RSUD Ende Naik Tahap Sidik

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pihak kepolisian dari Polres Ende, Kabupaten Ende, NTT, terus mendalami laporan keluarga korban terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oknum nakes di RSUD Ende saat pasien berinisial N menjalani operasi usus buntu di rumah sakit itu.

Atas laporan itu pihak kepolisian melalui penyidik Sat Reskrim Polres Ende telah melakukan pemeriksaan atau mengambil keterangan dari pihak-pihak terkait.

Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika melalui Kasat Reskrim Iptu I Gusti Made Andre Putra Sidarta kepada Florespos.net, Jumat (24/1/2025) mengatakan kasus dugaan pelecehan tersebut sudah naik tahap sidik atau penyidikan.

Baca Juga :  Pulang Kegiatan Green Generation Siswi Syuradikara Akan Dirikan Komunitas Hijau di Ende

Namun untuk saat ini pihak kepolisian belum dapat menyampaikan siapa yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

“Belum dapat kami publish karena ada prosedur dan mekanismenya. Itu akan disampaikan pada tahap selanjutnya yaitu setelah dilakukannya gelar penetapan tersangka,” katanya.

Kasat Reskrim mengatakan polisi menaikkan dugaan pelecehan yang menimpa seorang mahasiswi berinisial N ke tahap sidik atau penyidikan setelah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan orang yaitu korban, keluarga korban yang disampaikan, dokter rumah sakit dan perawat atau nakes yang berjaga saat itu.

Baca Juga :  Minimnya Fasilitas di Daerah Kendala Para Atlet Renang Mbira Mera Bersaing di Tingkat Nasional

“Setelah pemeriksaan dan dilakukan gelar perkara kita sudah dapatkan bukti permulaan sehingga pada tahap penyidikan nanti penanganannya akan dimaksimalkan,” katanya.

Iptu I Gusti Andre mengatakan pihaknya serius menindaklanjuti atau menangani laporan ini.

“Kami serius, seluruh perkara yang dilaporkan di Polres Ende penanganannya secara profesional dan transparan,” katanya.

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum nakes terhadap pasien berinisial N mencuat ke publik setelah keluarga pasien yakni tante dari pasien atas nama Rosalina Taisiwa Mole menyampaikan kepada media 18 Desember 2024 lalu sehari setelah N menjalani operasi.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 1,014 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru