Pempus Alokasi Rp 170 Miliar, Bangun Pusat Emergency Unit RSUD Borong - FloresPos Net

Pempus Alokasi Rp 170 Miliar, Bangun Pusat Emergency Unit RSUD Borong

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT

RSUD Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT

BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Pusat (Pempus) mengalokasi anggaran pada tahun 2025 sebesar Rp 170 miliar untuk pembangunan gedung Pusat Emergency Unit (PCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur Dokter Surip Tintin menjelaskan, anggaran yang dialokasikan oleh Pempus tersebut melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk pembangunan gedung Pusat Emergency Unit (PCU). Pembangun di atas lahan RSUD Borong di Lehong, Desa Gurung Liwut.

Baca Juga :  Sekda Boni: Kita Sukseskan Festival Kopi Lembah Colol 

Dia menyatakan pembangunan gedung empat lantai. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti, alat kesehatan canggih, lift, dan eskalator.

Selain itu, ada pengadaan alat kesehatan Integrasi dengan bangunan poliklinik dan IGD yang sudah ada. Penyiapan sumber daya manusia (SDM) berupa dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga medis.

“Program ini akan dimulai pada Januari 2025 dan ditargetkan selesai pada November 2025,” kata Dokter Tintin kepada Florespos.net di Borong, Selasa (21/1/2025).

Baca Juga :  Pemdes Golo Wune di Manggarai Timur Bangun Rumah Produksi Pupuk Organik

Dokter Tintin menambahkan, Kementerian Kesehatan menginstruksikan agar SDM sudah disiapkan sejak awal 2025, karena mereka akan menjalani pelatihan di rumah sakit besar selama 6-10 bulan.

Dokter spesialis yang dibutuhkan antara lain spesialis bedah, penyakit dalam, anak, obgyn, jantung, dan neurologi. Harapan pembangunan ini bisa meningkatkan status RSUD Borong dari kelas D menjadi kelas C dengan fasilitas yang lengkap. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru