BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, NTT, terus mengembangkan Kawasan Lembah Colol sebagai destinasi pariwisata baru di kabupaten tersebut. Dukungan itu dengan mengelar Festival Kopi Lembah Colol.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan di Borong, Rabu (7/6/2023) secara resmi pemerintah melaunching Festival Kopi Lembah Colol sebagai komitmen untuk mengembangkan pariwisata.
Festival yang digelar pekan depan menuntut kerja sama masyarakat sehingga dapat berjalan sukses.
“Festival Kopi Lembah Colol ini harus sukses, ini komitmen kita bersama untuk mewujudkan pengembangan pariwisata daerah,” katanya.
Sekda Bony mengatakan, kekuatan daerah dari berbagai aspek sumber daya, baik alam, budaya, buatan/karya, sosio-kultural maupun human capital.
Hal ini menjadi indikator utama untuk mengubah keunggulan komparatif menjadi lebih kompetitif sehingga mampu memberikan nilai tambah (value) terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sumberdaya itu sendiri.
Salah satu kebijakan inipun telah diimplementasikan sejak tahun 2020 sejalan dengan penetapan Colol sebagai Desa Wisata dan desa-desa sekitar sebagai bagian dari Kawasan Lembah Colol.
Perjalanan pengelolaan dan pengembangan inipun harus seiring dengan strategi pemasaran potensi sehingga mampu memberikan brand tersendiri dan posisi tawar (bargaining position) terhadap kawasan ini.
Gagasan ini kemudian dijalankan melalui strategi pemasaran dalam konsep “Festival Kopi Lembah Colol” yang persiapannya telah dilakukan jauh-jauh hari dengan melibatkan multipihak dan hari ini bertempat di pusat Pemerintahan Kabupaten Manggarai Timur (Lehong), dilaksanakan Launching Festival Kopi Lembah Colol.
Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau mengatakan, Festival Kopi Lembah Colol akan dilaksanakan selama 3 hari, yakni pada tanggal 13 sampai 15 Juni 2023.
Festival Kopi Lemba Colol merupakan hasil gagasan bersama dan kerja bersama multipihak.
Tentunya, kata dia, dalam nada yang sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan berbagai potensi daerah dan pemberdayaan masyarakat.*
Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus










