“Para kelompok tani nanti bisa menghasilkan pupuk untuk kebutuhan tanaman pertanian. Dengan memanfaatkan pupuk organik untuk tanaman dan meningkatkan produksi. Selain itu membantu mengatasi mahalnya harga pupuk,” katanya.
“Kita juga mendorong petani agar bisa menemukan inovasi baru untuk peningkatan dan perbaikan produksi pertanian,” tambah Yohanes Ngajang.
Kata Yohanes Ngajang, pembangunan rumah produksi pupuk organik tersebut melibatkan para staf desa, RT/RW, Linmas dan kelompok tani setempat. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2









