Menpar Widiyanti Terus Pastikan Kesiapan Destinasi Sambut Wisatawan di Libur Nataru - FloresPos Net

Menpar Widiyanti Terus Pastikan Kesiapan Destinasi Sambut Wisatawan di Libur Nataru

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa Pastikan Kesiapan Destinasi Sambut Wisatawan di Libur Nataru kawasan Kota Tua Museum Fatahillah Museum Kesejarahan Jakarta. (foto: dok.kemenpar)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa Pastikan Kesiapan Destinasi Sambut Wisatawan di Libur Nataru kawasan Kota Tua Museum Fatahillah Museum Kesejarahan Jakarta. (foto: dok.kemenpar)

JAKARTA, FLORESPOS.net-Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana bersama jajaran berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata terus bergerak memastikan kesiapan destinasi wisata agar siap menerima kunjungan wisatawan di momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Menpar Widiyanti pada Jumat (27/12/2024), melakukan kunjungan ke kawasan Kota Tua.

Menpar memastikan salah satu kawasan wisata favorit masyarakat Jakarta ini siap menerima kunjungan wisatawan khususnya dari aspek keamanan dan kenyamanan sehingga dapat memberikan pengalaman berwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Hari ini kami berkunjung ke Kota Tua untuk melihat persiapan destinasi menyambut wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Menpar Widiyanti dilansir dari siaran pers, Jumat (27/12/2024).

Menpar Widiyanti melakukan kunjungan bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau sejumlah lokasi. Mulai dari Stasiun Beos, Galeri MRT, Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Jembatan Intan, dan House of Tugu.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, destinasi-destinasi tersebut telah siap untuk menyambut wisatawan yang oleh Pemprov Daerah Khusus Jakarta melalui Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta diperkirakan mencapai 41 ribu wisatawan pada malam tahun baru atau pada 31 Desember 2024.

Kementerian Pariwisata sebelumnya telah menerapkan sejumlah strategi dalam upaya mendukung keamanan dan kenyamanan serta keselamatan wisatawan dan hal itu akan berlangsung hingga Januari 2025.

Baca Juga :  Dilarang Berjualan di Kapal Pelni Puluhan Pedagang Mengadu ke Bupati dan DPRD Sikka

Sejumlah strategi yang dimaksud, pertama adalah penyusunan dan sosialisasi Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Surat edaran ini telah dirilis ke pemangku kepentingan untuk memastikan standar CHSE dan memastikan keselamatan serta keamanan wisatawan yang berkunjung ke daya tarik wisata selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Kami sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya kita telah mengeluarkan surat edaran ke gubernur dan lainnya untuk mempersiapkan tempat wisata agar wisatawan dapat berkunjung dan berlibur dengan aman dan menyenangkan,” ujar Menpar Widiyanti.

Kemenpar juga akan memaksimalkan kanal komunikasi yang dimiliki untuk menyebarkan bahan publikasi dan sosialisasi informasi kepada wisatawan agar dapat bersama-sama menjaga pengalaman berwisata secara mandiri juga bertanggung jawab.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis serta meningkatkan kesadaran wisatawan dalam menghadapi berbagai situasi selama liburan sehingga pengalaman wisata tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.

Kemenpar juga telah mengaktivasi manajemen krisis kepariwisataan untuk pemantauan aktivitas pariwisata.

Selanjutnya, kolaborasi bersama stakeholder terkait dan pemerintah daerah untuk mewujudkan CHSE di pusat aktivitas pariwisata dan lokasi daya tarik wisata di masing-masing daerah.

Senada disampaikan Wamenpar, Ni Luh Puspa. Ia mengatakan Kota Tua merupakan salah satu titik tujuan utama destinasi wisata sehingga sangat penting untuk dipastikan seluruh aspek kesiapannya. Terlebih kawasan Kota Tua juga merupakan salah satu lokasi yang dipersiapkan Pemprov Daerah Khusus Jakarta untuk menggelar acara-acara menarik saat libur Nataru.

Baca Juga :  Wamenpar Ajak Insan Pariwisata Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

“Jadi kita ingin memastikan bahwa semuanya siap untuk menerima wisatawan yang akan sangat banyak. Baik itu dari sisi keamanan, kebersihan, juga keberadaan toilet. Karena toilet dan sampah pasti jadi perhatian orang ketika berkunjung ke destinasi wisata,” ujar Ni Luh Puspa.

Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta sebelumnya telah memperkuat peraturan dan tata tertib yang harus dipatuhi wisatawan. Mulai dari penguatan larangan membuang sampah sembarangan, vandalisme, juga pelarangan penyalaan kembang api di Taman Fatahillah.

Selain itu juga pelarangan pedagang kaki lima di area Kota Tua khususnya di Taman Kota Fatahillah, setelah sebelumnya ada penertiban yang mengakomodir dan memadai untuk mereka.

Sementara untuk atraksi wisata atau daya tarik, akan dihadirkan sejumlah pertunjukan mulai 30 hingga 31 Desember 2024. Juga ada Jakarta Light Festival dan suguhan video mapping.

Aktivitas wisata di kawasan Kota Tua secara keseluruhan juga akan ditunjang dengan operasional KRL tujuan Stasiun Kota dan Transjakarta tujuan Halte Kota Tua serta Halte Museum Sejarah Jakarta yang akan beroperasi 24 jam pada malam tahun baru 2025. *

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Lebih Dekat dengan Masyarakat, Manajemen dan Driver Maxim Ende Berbagi Takjil di Bulan Puasa
Program TJSL, PLN Salurkan 1.764 Paket Bantuan
Pemda Ngada Komit Dorong Penguatan Peran Koperasi
Selama Tahun 2025, Kopkardios Ruteng Kucurkan Dana Rp 37 Miliar Majukan Usaha Anggota
UPTD Dispenda NTT Wilayah Sikka Sosialisasi Pergub Soal Larangan Kendaraan Isi BBM Bersubsidi Bila Menunggak Pajak
Pembangunan Pasar Modern di Ende Segera Rampung, Akan Tampung 80 Lebih Pedagang
Bupati Sikka Harapkan Peningkatan Bandara Frans Seda Agar Pesawat Berbadan Lebar Bisa Dilayani Maksimal
Hibah Aset untuk Bandara Frans Seda, Bupati Sikka Harapkan Ada Peningkatan Fasilitas dan Kapasitas Bandara
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:27 WITA

Lebih Dekat dengan Masyarakat, Manajemen dan Driver Maxim Ende Berbagi Takjil di Bulan Puasa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:27 WITA

Program TJSL, PLN Salurkan 1.764 Paket Bantuan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:42 WITA

Pemda Ngada Komit Dorong Penguatan Peran Koperasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:59 WITA

Selama Tahun 2025, Kopkardios Ruteng Kucurkan Dana Rp 37 Miliar Majukan Usaha Anggota

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:19 WITA

Pembangunan Pasar Modern di Ende Segera Rampung, Akan Tampung 80 Lebih Pedagang

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Program TJSL, PLN Salurkan 1.764 Paket Bantuan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 17:27 WITA

Nusa Bunga

Pemda Ngada Komit Dorong Penguatan Peran Koperasi

Sabtu, 14 Mar 2026 - 15:42 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Sampah, Tanggung Jawab dan Keberadaan Bersama

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:51 WITA