Potret Pendidikan di Ende, Siswa Belajar di Gedung Reyot, Gaji Guru Rp 500 ribu Per Semester - FloresPos Net

Potret Pendidikan di Ende, Siswa Belajar di Gedung Reyot, Gaji Guru Rp 500 ribu Per Semester

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Potret pendidikan di Kabupaten Ende, Provinsi NTT masih memprihatinkan khususnya sekolah- sekolah yang berada di luar kota.

Kondisi ini terlihat di SDK Toba, Desa Roga Kecamatan Ndona Timur. Gedung kelas atau ruang belajar di sekolah itu sangat memprihatinkan dan tidak layak lagi.

Namun para guru dan siswa di lembaga pendidikan harus berdamai dengan situasi karena tidak ada ruangan kelas lagi yang digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

“Kami harus gunakan satu ruangan untuk dua rombongan belajar dengan cara disekat karena yang lain sudah rusak parah,” kata Kepala SDK Toba, Hendrika Rae kepada wartawan, Sabtu (15/11/2024).

Baca Juga :  Julie Laiskodat Berbagi Kasih dengan Warga Mautapaga, Berikan Sembako ke Umat Muslim
Suasana belajar peserta didik.

Hendrika mengatakan kondisi saat ini satu ruangan kelas dibagi atau disekat untuk dua rombongan belajar yang disekat dengan lemari buku. Cara itu dilakukan oleh sekolah karena kekurangan ruangan kelas.

“Saat ini hanya empat ruangan kelas karena dua lainnya dalam kondisi rusak parah,” katanya.

Ia juga mengatakan dari empat ruangan yang digunakan tersebut saat ini atap sengnya sudah dalam kondisi bocor dan saat hujan aktivitas belajar di sekolah itu terpaksa dihentikan.

Pihak sekolah berharap pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa melihat dan memperhatikan sekolah ini.

Baca Juga :  Dewan  Minta Pemerintah Awasi Pangan Berformalin di Manggarai Barat

SDK Toba di Desa Roga Kecamatan Ndona Timur adalah salah satu sekolah tua yang berdiri sejak tahun 1965 lalu.

Informasi yang dihimpun media ini para guru yang mengabdi di sekolah ini sebanyak delapan orang, satu orang pegawai negeri sipil sedangkan yang lainnya guru komite dan honor.

Gaji guru honor di sekolah ini dibayar per semester atau enam bulan dengan kisaran Rp 500 – Rp 600 ribu. Gaji itu pun diterima guru jika orangtua siswa lancar membayar uang komite.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA