Keluarga Flores di Karimun Donasikan Uang dan Pakaian untuk Warga Korban Erupsi Gunung Lewotobi - FloresPos Net

Keluarga Flores di Karimun Donasikan Uang dan Pakaian untuk Warga Korban Erupsi Gunung Lewotobi

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga masyarakat asal Flores dan pulau-pulau sekitarnya yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Besar Flores Kundu  menggelar aksi donasi untuk warga korban erupsi Gunung Lewotobi di Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/11/2024) siang.  (Dok IKBF Kundu)

Warga masyarakat asal Flores dan pulau-pulau sekitarnya yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Besar Flores Kundu menggelar aksi donasi untuk warga korban erupsi Gunung Lewotobi di Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/11/2024) siang. (Dok IKBF Kundu)

TANJUNG BALAI KARIMUN, FLORESPOS.net-Warga masyarakat asal Pulau Flores dan pulau-pulau sekitarnya di Kecamatan Kundu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau yang terhimpun dalam wadah Ikatan Keluarga Besar Flores (IKBF) Kundu, Minggu (17/11/2024) siang menggelar aksi galang dana di Tanjung Batu Kota, ibu kota Kundu.

Dana tersebut untuk ikut membantu warga korban erupsi Gunung Lewotobi, Kabupaten Flores Timur. Langkah penggalangan dana tersebut dilakukan setelah mendengar kabar erupsi yang menelan sepuluh korban meninggal, puluhan lainnya terluka, dan ribuan warga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.

“Setelah mendengar kabar erupsi Lewotobi, saya bersama Joseph Kia Duan dari Desa Atawai, Nagawutun, Lembata bersama dua orang lain berinisiatif agar kami semua pengurus dan anggota IKBF Kundu ambil bagian membantu meringankan beban sesama warga yang terdampak korban erupsi,” ujar Anton Idan, salah seorang warga IKBF Kundu melalui keterangan kepada wartawan dari Tanjung Batu Kota, Karimun, Kepulauan Riau, Minggu (17/11/2024).

Menurut Anton, pria asal Dusun Boto, Desa Labalimut, Kabupaten Lembata, setelah berembuk dengan Ketua IKBF Kundu Marton, ia bersama sejumlah anggota langsung meminta surat ijin dari Kapolres Karimun dan Camat Kundu agar dilakukan aksi penggalangan dana.

Baca Juga :  Gempa Letusan Gunung Lewotobi Menurun, PVMBG Imbau Tetap Waspada Guguran Awan Panas dan Lava

“Proses perijinan berjalan lancar dan kami semua ambil bagian dalam aksi penggalangan dana. Aksi ini langsung diikuti Pendiri IKBF Kundu Pak Simon Soni Langoday dan Pak Marton. Aksi hanya berlangsung dua jam dan kami mendapat respon positif sesama saudara warga Karimun. Dana yang terkumpul sebesar Rp 4 juta,” kata Anton lebih lanjut.

Warga masyarakat asal Flores dan pulau-pulau sekitarnya yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Besar Flores Kundu menggelar aksi donasi untuk warga korban erupsi Gunung Lewotobi di Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/11/2024) siang. (Dok IKBF Kundu)

Anton menambahkan, selain donasi yang terkumpul warga asal Flores di Kundu juga ramai-ramai mengumpulkan pakaian layak untuk warga korban. Antusiasme warga bersolider atas bencana erupsi Lewotobi sangat besar. Dalam waktu singkat, mereka mengumpulkan 1000 pieces pakaian layak pakai.

Baca Juga :  Siaga Kedaruratan Dampak Erupsi Lewotobi Laki-laki, Basarnas Maumere Berangkatkan Tim Rescue

“Pakaian itu akan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Karimun untuk diteruskan kepada warga di Flores Timur. Kami berterima kasih karena pihak dinas juga ambil bagian membantu meneruskan pakaian itu untuk warga korban. Kami melihat kepedulian pemda kepada warga korban juga sangat besar,” kata Anton.

Sedangkan donasi yang terkumpul tersebut, kata Anton, akau segera dikirim untuk warga korban erupsi melalui rekening Pimpinan Komunitas SSpS Balela, Keuskupan Larantuka, Flores Timur Teknisnya, akan dikomunikasikan dengan SSpS Flores Bagian Timur.

“Kami berdoa dan berharap agar sesama saudara korban letusan Lewotobi tetap sabar dan semangat. Sebagai umat beriman tentu kita percaya, Tuhan tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan manusia. Kami berencana akan melanjutkan penggalangan dana di sela-sela kesibukan anggota. Izin aksi penggalangan dana masih satu minggu,” ujarnya.

Anton menambahkan, warga masyarakat asal Flores dan pulau-pulau sekitar di Kundu berasal dari profesi berbeda. Selain berprofesi sebagai buruh pelabuhan, ada juga bekerja sebagai tukang bangunan, dan aneka profesi lainnya. Meski demikian, mereka selalu bertemu di saat-saat tertentu atau hari libur untuk menjalin persaudaraan, arisan bersama atau urusan organisasi. *

Penulis : Ansel Deri/Kontributor

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru