Dewan Desak Pemkab Manggarai Barat Segera Perbaiki Irigasi Wae Lambos - FloresPos Net

Dewan Desak Pemkab Manggarai Barat Segera Perbaiki Irigasi Wae Lambos

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Mabar NTT, Hasan (kanan/baju motif hijau) monitoring proyek irigasi Wae Lambos di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo baru-baru ini. (Dokumen dari Hasan).

Anggota DPRD Mabar NTT, Hasan (kanan/baju motif hijau) monitoring proyek irigasi Wae Lambos di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo baru-baru ini. (Dokumen dari Hasan).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Hasan, Anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) NTT mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar segera memperbaiki irigasi Wae Lambos di Desa Golo Mori Kecamatan Komodo, kondisinya memprihatinkan.

Itu disampaikan Hasan pada rapat paripurna DPRD Mabar di Labuan Bajo, Jumat (15/11/2024).

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Mabar, Rikardus Jani itu diikuti jajaran Pemkab Mabar dibawa pimpinan Sekda Fransiskus Sales Sodo.

Menurut Hasan, pada 2024 ini irigasi Wae Lambos direhabilitasi total. Panjang irigasi sekitar 1.800 meter dan pagu anggaran Rp. 1,7 miliar. Selesai dikerjakan sekitar 2 bukan lalu dan saat ini masih masa pemeliharaan.

Namun kondisi lapangan sangat tidak sesuai standar apa yang diharapkan masyarakat. Kualitas pekerjaan begitu buruk. Kerjanya lompat-lompat.

Banyak konstruksi bangunan lama tidak dibongkar. Sekitar 400 meter kerjanya lompat-lompat. Mestinya bongkar total dan kerja ulang karena masih dalam satu kesatuan. Itu proyek rehab total tapi justru bypass.

Baca Juga :  PT Taspen (Persero) Cabang Ende Berikan Suvenir kepada Pelanggannya

Lantai irigasi tidak diberikan acian sehingga tidak menampung air. Airnya langsung resap ke tanah. Kemudian dinding-dinding tembok irigasinya banyak yang retak, rusak.

“Saya baru pulang dari lokasi beberapa hari lalu bersama pemerintah Desa Golo Mori. Dimana pengawasan pemerintah atas proyek ini?,” tegas Hasan.

Oleh karena itu saya mendesak pemerintah segera memperbaiki irigasi Wae Lambos, ujar Hasan, politisi Partai Perindo itu.

Ditambahkan, Irigasi Wae Lambos adalah penopang hidup ratusan KK kampung Raong Desa Golo Mori. Masyarakat berharap agar pemerintah segera perbaiki irigasi tersebut.

Tidak hanya lantang soal irigasi Wae Lambos, Hasan juga desak Pemkab Mabar segera mengganti papan nama Puskesmas Tanah Mori di Desa Golo Mori menjadi Puskesmas Golo Mori. Ini atas alasan sejarah dan budaya Desa Golo Mori Kecamatan Komodo Mabar.

Di wilayah selatan Kecamatan Komodo Mabar hanya satu nama Golo Mori. Tidak ada nama Tanah Mori, ini melecehkan.

Baca Juga :  Enam Sekolah di Labuan Bajo Makan Bergizi Gratis Hari Ini

Apalagi terkait nama Puskesmas ini, lanjut Hasan, sekitar 6 bulan lalu sudah ada kesepakatan antara Pemkab Mabar melau Dinas Kesehatan dan tokoh masyarakat Desa Golo Mori, termasuk diri (Hasan). Hasilnya bahwa nama Puskesmas Tanah Mori menjadi Puskesmas Golo Mori.

“Tapi sampai sekarang belum diganti, saya tagi janji pa. Segera ganti nama Puskesmas Tanah Mori jadi Puskesmas Golo Mori,” komentar Hasan.

Menanggap Hasan, Sekretaris Daerah Mabar, Fransiskus Sales Sodo, mengatakan, terkait irigasi Wae Lambos dan ini menjadi catatan bagi kami, dan kemudian menjadi atensi bagi SKPD terkait.

Sedangkan menyangkut dengan perubahan nama Puskesmas Tanah Mori menjadi Puskesmas Golo Mori, menurut Sekda Sodo, sekarang masih sedang diproses di Pemerintah Pusat, katanya.

Menanggapi Sekda Sodo, Hasan berpendapat, sambil menunggu hasil dari Pempus, maka di lokasi tutup saja tulisan kata Tanah dengan Golo untuk Puskesmas di Desa Golo Mori tersebut. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 263 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru