Pelaku UMKM di Manggarai Barat yang Gunakan Formalin Mesti Diproses Hukum - FloresPos Net

Pelaku UMKM di Manggarai Barat yang Gunakan Formalin Mesti Diproses Hukum

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Manggarai Barat, Ali Sehidun

Anggota DPRD Manggarai Barat, Ali Sehidun

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pelaku UMKM di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang gunakan formalin sebagai bahan pengawet makanan semestinya diproses secara hukum, karena itu perbuatan melawan hukum.

Demikian penegasan anggota DPRD Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ali Sehidun, menanggapi media ini di Labuan Bajo, Kamis (24/10/2024).

Diberitakan media ini sebelumnya,  produk sejumlah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Manggarai Barat diduga berjamur dan mengandung formalin.

Tentu, kata Sehidun, makanan yang bercampur formalin atau makanan yang berjamur karena daluwarsa, bila di konsumsi amat fatal. Itu bisa berakibat terhadap kesehatan manusia, mengancam jiwa raga atau nyawa orang yang mengonsumsi produk tersebut.

Baca Juga :  Sudah Dibangun 26 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Oleh karna itu, terkait hal di atas, dinas terkait di lingkup Pemkab Mabar wajib melakukan keja sama dengan mitra seperti BPOM, kepolisian dan Polisi Pamong Praja atau Pol.PP.

Kerja sama dimaksud, demikian Sehidun, untuk meraziah dan melakukan pemeriksaan terhadap makanan, ikan, sayur-sayuran dan berbagai pangan lainnya, yang di jual di pasar dan produk home industry (industri rumah tangga), secara berkala dan berkelanjutan.

Penjual makanan atau pelaku UMKM yang terbukti gunakan formalin sebagai pengawet, atau menjual makanan yang sudah melewati batas waktu konsumsi atau expayer, wajib diproses hukum. Tindakan ini dilakukan supaya ada efek jera.

Baca Juga :  Pencarian Hari Kelima Korban Kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo Masih Nihil

Masih Sehidun, kabar dugaan produksi pangan sejumlah UMKM Mabar yang berjamur seperti kue kering dan mengandung formalin sebagai bahan pengawet ikan, tentu akan mengganggu sektor pariwisata setempat-Mabar yang sudah berlabel super prioritas. Wisatawan sangat peka dengan hal-hal seperti ini.

“Isu formalin sangat terganggu buat kita semua. Apalagi dengan label pariwisata super premium, kita harus jaga kwalitas makanan dan produksi UMKM kita, menjaga citra pangsa pasar pariwista kita,” komentar Sehidun, politisi Partai Bulan Bintang tersebut.

Sehubungan kabar dugaan produk UMKM berjamur, mengandung formalin, semoga hal serupa tidak akan terulang lagi ke depanya, tutup Sehidun. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Berita ini 383 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA