LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Petani Wae Moto, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mulai bersihkan lahan karena musim hujan segera tiba. Sedangkan bertani sawah sepertinya kurang semangat. Selain kurang hasil, juga makan ongkos, biaya tinggi.
Demikian Muhamad Subu, warga Wae Moto, Desa Compang Liang Ndarah, Kecamatan Mbeliling, Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada Florespos. net di Labuan Bajo, Senin (7/10/2024).
Menurut Subu, cuaca di Wae Moto dan sekitar belakangan mendung terus dan hujan mulai turun, tetapi belum normal. Lazimnya kondisi demikian pertanda memasuki musim hujan.
Terhadap kondisi alam semacam begitu, kata Subu, mereka mulai mempersiapkan/membersihkan ladang/lahan untuk ditanami aneka ubi, beragam sayur, kacang-
kacangan, lengkuas, sere, daun kemangi dan berbagai tanaman hortikultura lainnya.
“Mudah-mudahan, November (2024) nanti hujan sudah stabil, normal, supaya mulai menanam, ” kata Subu.
Diungkapkan, sayur, dan berbagai hortikultura yang diusahakan oleh mereka tahun-tahun terakhir untuk dagang. Disamping konsumsi sendiri/keluarga, hasilnya juga mereka jual buat belanja menutup aneka kebutuhan hidup keluarga/rumah tangga, ongkos sekolah anak, urusan budaya, bahkan buat beli beras dan lain sebagainya.
Para petani setempat, kata Subu, tahun-tahun terakhir ini sepertinya kurang bersemangat mengerjakan sawah karena ongkos besar, biaya tinggi, namun hasil terus merosot, kecuali ada pupuk. Meski begitu hasilnya tidak seberapa, paling per bujur hanya dapat dua atau tiga atau empat karung. Padahal sebelumnya hasil sawah seukuran begitu jauh di atas itu.
Para petani Wae Moto juga, lanjut Subu, menanam rambutan dan berbagai tanaman buah-buahan lainnya seperti rambutan, pisang, durian dan sebagainya. Hanya hamanya juga banyak. Rambutan dimakan habis oleh kelelawar/kalong. Begitu juga yang lain-lain, disamping banyak yang mati sia- sia. Tanaman perdagangan/perkebunan, juga banyak resiko/tantangan.
Masyarakat Wae Moto juga rajin memelihara ayam dan berbagai ternak yang lain untuk konsumsi sendiri ataupun dijual untuk mendapatkan uang. Wae Moto berada di timur Labuan Bajo ibu kota Mabar. Wae Moto adalah daerah penyangga Lanuan Bajo, tutup Subu.
Pantauan media ini Labuan Bajo hari-hari terakhir cuaca setempat sangat panas siang maupun malam. Kadang mendung bahkan sesekali gemuruh. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










