Petani Manggarai Barat Mulai Bersihkan Lahan

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Subu, petani Wae Moto, Desa Liang Ndarah, Kecamatan Mbeliling Mabar NTT.

Muhamad Subu, petani Wae Moto, Desa Liang Ndarah, Kecamatan Mbeliling Mabar NTT.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Petani Wae Moto, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mulai bersihkan lahan karena musim hujan segera tiba. Sedangkan bertani sawah sepertinya kurang semangat. Selain kurang hasil, juga makan ongkos, biaya tinggi.

Demikian Muhamad Subu, warga Wae Moto, Desa Compang Liang Ndarah, Kecamatan Mbeliling, Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada Florespos. net di Labuan Bajo, Senin (7/10/2024).

Menurut Subu, cuaca di Wae Moto dan sekitar belakangan mendung terus dan hujan mulai turun, tetapi belum normal. Lazimnya kondisi demikian pertanda memasuki musim hujan.

Terhadap kondisi alam semacam begitu, kata Subu, mereka mulai mempersiapkan/membersihkan ladang/lahan untuk ditanami aneka ubi, beragam sayur, kacang-

kacangan, lengkuas, sere, daun kemangi dan berbagai tanaman hortikultura lainnya.

Baca Juga :  Dimanakah Lokasi Tepat Ibukota Kecamatan Pemekaran dari Kecamatan Talibura?

“Mudah-mudahan, November (2024) nanti hujan sudah stabil, normal, supaya mulai menanam, ” kata Subu.

Diungkapkan, sayur, dan berbagai hortikultura yang diusahakan oleh mereka tahun-tahun terakhir untuk dagang. Disamping konsumsi sendiri/keluarga, hasilnya juga mereka jual buat belanja menutup aneka kebutuhan hidup keluarga/rumah tangga, ongkos sekolah anak, urusan budaya, bahkan buat beli beras dan lain sebagainya.

Para petani setempat, kata Subu, tahun-tahun terakhir ini sepertinya kurang bersemangat mengerjakan sawah karena ongkos besar, biaya tinggi, namun hasil terus merosot, kecuali ada pupuk. Meski begitu hasilnya tidak seberapa, paling per bujur hanya dapat dua atau tiga atau empat karung. Padahal sebelumnya hasil sawah seukuran begitu jauh di atas itu.

Baca Juga :  Tak Punya Lokasi Khusus, Sepanjang Kiri dan Kanan Jalan Larantuka Jadi Lokasi Pasang APK

Para petani Wae Moto juga, lanjut Subu, menanam rambutan dan berbagai tanaman buah-buahan lainnya seperti rambutan, pisang, durian dan sebagainya. Hanya hamanya juga banyak. Rambutan dimakan habis oleh kelelawar/kalong. Begitu juga yang lain-lain, disamping banyak yang mati sia- sia. Tanaman perdagangan/perkebunan, juga banyak resiko/tantangan.

Masyarakat Wae Moto juga rajin memelihara ayam dan berbagai ternak yang lain untuk konsumsi sendiri ataupun dijual untuk mendapatkan uang. Wae Moto berada di timur Labuan Bajo ibu kota Mabar. Wae Moto adalah daerah penyangga Lanuan Bajo, tutup Subu.

Pantauan media ini Labuan Bajo hari-hari terakhir cuaca setempat sangat panas siang maupun malam. Kadang mendung bahkan sesekali gemuruh. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik
Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere
HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga
Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon
Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes
Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel
Romo Ephy Tegaskan Dugaan Adanya Rekayasa Laporan Kasus TPPO yang Menjerat Pemilik Eltras
Jelang HPN 2026, PAWE Ziarah ke Makam Senior dan Silaturahmi dengan Keluarga
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:54 WITA

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere

Senin, 9 Februari 2026 - 11:08 WITA

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:11 WITA

Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:44 WITA

Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel

Berita Terbaru

Wartawan Manggarai Barat bagikan Semabko.

Nusa Bunga

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Senin, 9 Feb 2026 - 11:08 WITA

Opini

Pers, Pelita Abadi dan Wahyu Keindahan

Senin, 9 Feb 2026 - 08:23 WITA