Tiga Lembaga Latih Pokdarwis Wae Lolos Manggarai Barat - FloresPos Net

Tiga Lembaga Latih Pokdarwis Wae Lolos Manggarai Barat

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Lembaga Latih Pokdarwis Wae Lolos Manggarai Barat

Tiga Lembaga Latih Pokdarwis Wae Lolos Manggarai Barat

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tiga lembaga tanah air kolaborasi lakukan pelatihan Keamanan dan Keselamatan Destinasi Pariwisata bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Desa Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 18 September 2024.

Ketiga lembaga dimaksud yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Mabar.

Pelatihan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi) tahun 2024, sebuah program inovasi Disparekrabud Kabupaten Manggarai Barat.

Sekertaris Disparekrafbud Mabar Chrispin Mesina mengatakan pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi dilakukan di dua desa wisata, yakni desa wisata Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang dan Desa Siru di Kecamatan Lembor. Pelatihan difasilitasi Kemenparekraf BPOLBF.

Selain dilakukan di Desa Wae Lolos,  pelatihan yang sama akan digelar di Desa Siru Kecamatan Lembor. Pelatihan sangat penting untuk Pokdarwis  bagaimana mengelola destinasi yang bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan, ungkapnya.

Baca Juga :  Pedo Maran Ikut Seleksi, Penjabat Sekda Flores Timur Bakal Dijabat Pelaksana Harian, Kok Bisa?

Chrispin menegaskan program Fasmadewi Disparekrafbud Mabar sangat terbuka untuk semua pihak bersama-sama terlibat dalam pengembangan desa wisata. Keterbukaan itu menghasilkan begitu banyak pihak ikut bersinergi baik mengelar pelatihan maupun bantuan fisik dalam rangka penguatan destinasi dan pengelolaan kepariwisataan.

“Sejak awal saat dimulainya program Fasmadewi di Wae Lolos disepakati akan terbuka kepada semua pihak. Kini banyak pihak ikut berpartisipasi membangun destinasi wisata Desa Wae Lolos,” kata Chrispin.

Sementara Direktur Destinasi BPOLBF, Konstan M Nangus mengatakan pelatihan keselamatan dan keamanan destinasi yang digagas Kemenparekraf dan BPOLBF ini menyasar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai pengelola destinasi wisata desa.

“Pelatihan ini bertujuan bagaimana pengelola dapat menciptakan rasa nyaman bagi wisatawan. Kenyamanan itu harus menjadi perhatian bagi pengelola destinasi termasuk pengelolaan pariwisata desa” kata Konstan.

Senada, Analis Tata Kelola Destinasi (TKD) Kemenparekraf, Feri Suprapto mengatakan keamanan dan keselamatan destinasi wisata sangat sensitif yang berdampak pada tingkat kunjungan wisata.

Baca Juga :  Lestarikan Hutan dan Konservasi Perut Ala KPH Mabar

“Persoalan keamanan dan keselamatan deetinasi dampaknya bisa menurunkan tingkat kunjungan. Sensitif sekali, karena itu aspek keamanan dan keselamatan wisatawan di destinasi menjadi aspek yang sangat penting” tegas Feri.

Feri menyebut survey internasional Travel and Tourism Development Indeks (TTDI) yang dirilis World Economic Forum menempatkan Indonesia sebagai destinasi dengan aspek keamanan dan keselamatan paling rendah. Namun sejak kepemimpinan Sandiaga Uno TTDI Indonesia eningkat dari peringkat 34 menjadi peringkat 22.

“Dengan pelatihan ini kita bisa meningkatkan lagi aspek keamanan dan keselamatan di destinasi wisata khususnya destinasi pariwisata desa,” ungkapnya.

Pelatihan ini sendiri menghadirkan pembicara dari Asia Pacific Alliance for Disaster Management (A-PAD) Indonesia yang fokus untuk membangun ketangguhan bencana di sektor pariwisata. A-PAD saat ini sedang menggagas desa wisata tanggung bencana. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Musda IKAL Sukses, Romo Rony Neto Wuli Kembali Pimpin IKAL Lemhamnas NTT
Di Wolomoni Ende, Wapres Gibran Tegaskan Pembangunan KDMP Tak Boleh Korbankan yang Lain
Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang
Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga
Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG
Thresher Shark Indonesia dan Pokmaswas Sando Minggo Ajak Mahasiswa IKTL Terlibat dalam Program The Conservation Champion
Kunjungi SDN Wolomoni Ende, Wapres RI Bawa Pulang Sejumlah PR
Padukan Sportivitas dan Syiar Islam, Jamaah Darul Muqomah Rekko Meriahkan Tahun Baru Hijriah
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:45 WITA

Musda IKAL Sukses, Romo Rony Neto Wuli Kembali Pimpin IKAL Lemhamnas NTT

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:53 WITA

Di Wolomoni Ende, Wapres Gibran Tegaskan Pembangunan KDMP Tak Boleh Korbankan yang Lain

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:29 WITA

Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:21 WITA

Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:48 WITA

Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:29 WITA

Nusa Bunga

Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:21 WITA