BPOLBF Gelar Workshop Floratama Academy 5.0

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2024 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPOLBF Gelar Workshop Floratama Academy 5.0

BPOLBF Gelar Workshop Floratama Academy 5.0

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelar sesi Workshop Floratama Academy Society (WFAS) 5.0.

WFAS 5.0 yang digelar bagi UMKM di Manggarai Raya ini bertujuan meningkatkan kapasitas skill peserta dalam Pengembangan Kompetensi 4C Pembelajaran Era Digital yakni Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creativity (Kreativitas), Communication (Komunikasi), Collaboration (Kolaborasi).

4C pembelajaran era digital yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta untuk berpikir kritis terutama dalam menganalisa tantangan bisnis lokal, mendorong kreativitas dengan inovasi produk berbasis potensi lokal, meningkatkan komunikasi dengan teknik presentasi dan pemasaran yang efektif, serta memfasilitasi kolaborasi antara UMKM di ketiga kabupaten untuk memanfaatkan sinergi dan peluang pasar secara optimal.

Workshop ini akan diselenggarakan secara daring selama 5 hari yakni sejak Senin–Jumat (9–13/9/2024).

Workshop ini juga merupakan salah satu dari rangkaian dari kegiatan Floratama Academy 2024 sebelum menuju tahap mentoring yang akan diadakan pada 16 hingga 20 September mendatang.

FLORATAMA ACADEMY SOCIETY 5.0 sendiri menjadi tema kegiatan yang ditargetkan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan digital platform yang memungkinkan pemilik usaha menjangkau pasar regional, nasional bahkan internasional.

Fransiskus Saverius Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF menyampaikan bahwa Floratama Academy mulai tahun 2024 ini dibagi menjadi 3 zona yaitu Zona Flores Barat, Tengah & Timur.

Dan untuk tahun ini akan berfokus di Flores Bagian Barat yang mencakup Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat & Manggarai Timur. Adapun total peserta dalam workshop ini adalah 41 peserta yang telah melalui tahap kurasi.

“Hari ini, Program Floratama Academy Society 5.0 telah memasuki tahap workshop dengan total 41 peserta yang berhasil lolos setelah melalui proses kurasi oleh tim kurasi BPOLBF. Para peserta terdiri dari 23 orang di Seed Group dan 18 orang di Growth Group, yang berasal dari tiga daerah, yaitu Kabupaten Manggarai (13 peserta), Kabupaten Manggarai Timur (4 peserta), dan Kabupaten Manggarai Barat (24 peserta). Sektor usaha diikuti oleh para peserta meliputi bidang kuliner, fesyen, kriya, penyedia akomodasi, desain interior, seni pertunjukan, dan musik. Kita harapkan dengan FA 5.0 ini dapat melahirkan Local Champions di Pulau Flores,” demikian disampaikan Frans.

Baca Juga :  Pater Markus Tulu: Jangan Kubur Suara Rakyat di Gedung DPRD Ende

Dalam rangka memperkuat komitmen untuk pengembangan dan inovasi demi mencapai tujuan akhir berwirausaha, salah satu narasumber yakni Sumaryadi, Dosen Enhaiipreneurship Center Politeknik Pariwisata NHI Bandung menyampaikan tentang Visi dan Misi sebuah Usaha dan Mindset Kewirausahaan sangat penting dalam mencapai tujuan jangka panjang.

Mengembangkan usaha, perlu dibarengi dengan visi, misi, dan mindset kewirausahaan untuk terus berinovasi dan tumbuh dengan semangat kewirausahaan yang kuat, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Yang Pertama Visi, dikenal dengan inovasi berkelanjutan, dedikasi terhadap kualitas, dan kontribusi positif terhadap masyarakat.

Misi, yang disertai dengan Inovasi Berkelanjutan. Perlu ada pengembangan solusi dengan prinsip keberlanjutan untuk memenuhi dan melampaui harapan pelanggan karena kepuasan pelanggan dapat meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan dan dari sana terbentuklah hubungan jangka panjang dengan pelanggan atau konsumen, jelas Sumaryadi.

Sumaryadi menambahkan, mindset kewirausahaan adalah kunci utama untuk kesuksesan dan pertumbuhan dalam berwirausaha.

Mindset Kewirausahaan ini melibatkan inovasi dan kreativitas yang dapat mengatasi tantangan dan menciptakan peluang baru, ketahanan dan adaptasi untuk memahami pentingnya ketahanan usaha dalam menghadapi perubahan sehingga mampu beradaptasi di pasar yang dinamis, serta kepemimpinan dan kolaborasi dalam menumbuhkan kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif.

Baca Juga :  369 PPPK Manggarai Barat Dapat SK, Bupati Edi: Istri Jangan Tipu Suami

Menutup Sesi tersebut, Atang Sabur Safari, Dosen Politeknik Pariwisata NHI Bandung dalam paparannya membagikan wawasan mendalam tentang 3 pendekatan dalam proses produksi, logistik, dan distribusi produk usaha serta proses kontribusi pada kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional.

Pada proses produksi, pelaku usaha harus mulai dengan memilih bahan baku yang berkualitas tinggi, proses produksi tidak hanya melibatkan teknik dan teknologi, tetapi juga pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan preferensi pelanggan.

Proses ini dimulai dengan perencanaan yang matang, diikuti oleh pengembangan produk yang sesuai dengan standar industri dan harapan pelanggan.

Selanjutnya, logistik adalah tulang punggung dari operasi produk dengan menggunakan sistem manajemen logistik untuk mengoptimalkan aliran barang dari fasilitas produksi ke pusat distribusi.

Sedangkan distribusi, memastikan produk sampai ke pelanggan dengan aman dan tepat waktu, juga bisa bekerja sama dengan mitra distribusi, terpercaya, dan memiliki pusat distribusi.

Ketiga pendekatan ini tidak hanya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di pasar, ungkap Atar.

Dalam sesi workshop selanjutnya, akan hadir sebagai narasumber, perwakilan dari Kedeputian Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf; Erwita Dianti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf; Muhamad Neil Al Himam, Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif; Syaeful Muslim, Dosen Politeknik Pariwisata NHI Bandung; Rano Alyas dari Privy-ID; Komang, Perwakilan BRI Labuan Bajo; Fanky Miswar dari INDIGO, Rully Alfiansyah, perwakilan NUTRIFOOD; dan Budiman Indrajaya, URUN-RI. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim
Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi
BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun
Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau
NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang
Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:48 WITA

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WITA

Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:54 WITA

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WITA

Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:23 WITA

NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang

Berita Terbaru

BRI Tower Jakarta

Nusa Bunga

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:54 WITA