Ansy Lema Jelaskan Alasan Memilih Jane Natalia, Perempuan untuk Masa Depan NTT - FloresPos Net

Ansy Lema Jelaskan Alasan Memilih Jane Natalia, Perempuan untuk Masa Depan NTT

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ansy Lema Jelaskan Alasan Memilih Jane Natalia, Perempuan untuk Masa Depan NTT

Ansy Lema Jelaskan Alasan Memilih Jane Natalia, Perempuan untuk Masa Depan NTT

ENDE, FLORESPOS.net-Bacalon Gubernur NTT pada Pilgub 2024, Yohanes Fransiskus Lema yang akrab disapa Ansy Lema hadir di tengah-tengah kader PDIP DPC Ende, relawan dan pengurus DPC tiga partai pengusung Ansy-Jane yaitu Partai Hanura, PBB dan Partai Buruh.

Ansy Lema yang didampingi ibu dan pengurus DPD PDIP NTT hadir pada kegiatan Konsolidasi DPC, PAC PDIP Kabupaten Ende di kantor DPC PDIP Ende, Jumat (6/9/2024).

Pada kesempatan itu Ansy menceritakan perjalanan dan permenungan panjangnya sebelum memutuskan maju pada Pilgub NTT.

Politisi PDIP dan mantan aktivis 98 ini juga menyampaikan serta  menjelaskan alasan mengapa memilih Jane Natalia Suryanto untuk mendampinginya di Pilgub NTT 2024. Jane Natalia adalah satu- satunya figur perempuan yang maju di Pilgub NTT.

Ansy Lema mengatakan ia memilih perempuan karena menurutnya banyak masalah di NTT terkait dengan kesejahteraan dan masalah perempuan.

Perempuan kerap kali masih dimarginalkan dan eksistensinya kerap kali dilupakan. Akses terhadap kualitas pendidikan dan kualitas kesehatan untuk kaum perempuan mesti ditingkatkan.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan Warga Ende Diterkam Buaya, Kondisi Tak Bernyawa

Terhadap permasalahan yang masih terjadi pada kaum perempuan di NTT maka ia memilih Jane Natalia Suryanto menjadi partnernya melihat persoalan atau permasalahan tersebut.

“Saya memilih Kaka Jane dan berharap menjadi partner yang akan peduli terhadap isu -isu perempuan,” katanya.

Ansy Lema juga mengatakan jika diberikan amanah oleh tuhan dan rakyat NTT menghendaki maka pemerintah Ansy-Jane menjadi pemerintah yang menghiraukan dan peduli terhadap isu – isu perempuan.

“Kesejahteraan perempuan mesti diperhatikan karena terkait erat dengan masa depan NTT. Mama tolong mama dan perempuan bantu perempuan,”katanya.

Ansy juga mengatakan sebagai politisi ia menyaksikan betul proses pembuatan kebijakan negara ini. Prosesnya memang mulai dari bawah seperti Musrenbang namun faktanya dalam proses itu kaum laki- laki lebih banyak berbicara dan berperan sehingga kebijakan itu biasgender.

“Saya pilih Kaka Jane Natalia adalah bentuk pengarusutamaan gender dan mari kita bersama membangun NTT,” katanya.

Dihadapan kader PDIP, pengurus DPC Partai Pengusung dan relawannya Ansy menegaskan baginya Ende bukan sesuatu yang asing. Ende adalah tanah leluhurnya maka Ansy-Jane harus menang besar di Ende.

Baca Juga :  Vatikan Akan Putus Sinyal Telepon Selama Konklaf

“Ende bagi saya bukan sesuatu yang asing, Ende adalah tanah leluhur saya. Ansy-Jane harus menang besar di Ende karena ini waka kita,” kata Ansy.

Ansy juga mengatakan dirinya maju jadi Gubernur NTT bukan karena ambisi pribadi tetapi tugas baru yang harus dijalankannya setelah melalui kontenplasi.

“Beta Cinta NTT maka beta harus tinggalkan zona nyaman di Jakarta demi  NTT dan memberi diri untuk rakyat NTT,”  kata Ansy.

Diketahui Ansy Lema adalah politisi PDIP yang menjabat sebagai anggota DPR RI dari Dapil NTT dan terpilih kembali pada pileg 2024 lalu. Ansy Lema  mengundurkan diri karena maju di Pilkada Ende.

Para ketua dan sekretaris DPC Partai Pengusung Ansy-Jane di Kabupaten Ende pada kesempatan itu telah menegaskan memenangkan paket ini di Kabupaten Ende.

“Kita tegak lurus dan para kader ingat itu. Kita bergerak dan menangkan kaka Ansy-Jane di Ende”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA