Pompanisasi Solusi Kesulitan Air Persawahan Walang Manggarai Barat - FloresPos Net

Pompanisasi Solusi Kesulitan Air Persawahan Walang Manggarai Barat

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pompanisasi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan debit air irigasi seluruh Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, termasuk di persawahan Walang, Kecamatan Komodo.

Demikian Kepala Dinas (Kadis) Katahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Mabar, Laurensius Halu, menanggapi FloresPos. Net di Labuan Bajo belum lama berselang.

Sebelumnya Hendrikus Handul, petani sawah Walang, kepada media ini di Labuan Bajo berkeluh kesah bahwa persawahan Walang kali ini hampir pasti gagal tanam karena kesulitan air. Persawahan Walang seluas kurang lebih 550 hektare (ha).

Kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar melalu Dinas Teknis segera mengatasi masalah ini. Sehingga petani setempat tidak terus dihantaui kekurangan pangan, khusus beras, baik untuk makan pun dijual mendapatkan uang untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup keluarga, tidak terkecuali ongkos sekolah anak.

Baca Juga :  Wajib Pajak Diimbau untuk Segera Laporkan SPT Tahunan

Menurut Kadis Halu, luas areal persawahan Walang tidak sampai 550 ha. Belakangan debit air di persawahan ini kecil. Mengatasi masalah ini pompanisasi.

“Inilah tujuan dari bantuan pompa air dan alsintan (alat dan mesin pertanian) lain dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI dua ribu dua puluh empat untuk Manggarai Barat,” ujar Kadis Halu.

Ditambahkan, persawahan di Mabar sekarang hampir tak ada masalah air karena Kementan RI banyak beri bantuan alsintan buat petani setempat di 2024, antara lain buat petani di persawahan Terang, Kecamatan Boleng.

Baca Juga :  Jadikan TNK Taman Daerah Manggarai Barat, Cruise Ship Mesti Singgah Labuan Bajo

Di persawahan Terang, pompa air ada yang dibantu oleh Pemerintah Pusat, termasuk Kementan RI, ada juga swadaya, petani setempt beli sendiri pompa air. Mereka sedot sendiri air di kali-kali di wilayah itu (Terang) untuk mengairi sawah-sawah mereka, ujar Kadis Halu.

Diwartakan media ini sebelumnya, Kementan RI beri 119 unit pompa air demi peningkatan indeks pertanaman di Manggarai Barat. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Berita Terbaru