Bintang Watumere Ende, Nongkrong di Cafe Ditemani Suara Gemercik Air - FloresPos Net

Bintang Watumere Ende, Nongkrong di Cafe Ditemani Suara Gemercik Air

- Jurnalis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 18:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintang Watumere Ende, cafe garden dengan pemandangan natural. Foto: Willy Aran

Bintang Watumere Ende, cafe garden dengan pemandangan natural. Foto: Willy Aran

ENDE, FLORESPOS.net-Konsep cafe garden dengan pemandangan natural mulai dikembangkan di Ende, Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Di Ende ada satu cafe yang mengusung konsep ini, namanya cafe Bintang Watumere yang terletak persis di pinggir sungai Wolowona, tepatnya di KM 09 jalan Negara Ende-Maumere.

Cafe ini menyuguhkan pemandangan yang indah karena terletak di pinggiran sungai. Selain itu ada landscape garden yang terletak di sepanjang bantaran sungai ini.

Gemercik air sungai Wolowona akan menjadi musik alami mengantar anda menikmati suasana sekitarnya.

Nongkrong di Cafe Ditemani Suara Gemercik Air

Dapur Cafe Bintang Watumere menyiapkan menu lokal orang Flores seperti jagung rebus, pisang goreng, kelapa muda dan urap urap khas lokal. Harganya murah dan terjangkau.

Baca Juga :  Kaki Diabetik, Gejala dan Cara Mencegahnya

Di Cafe Bintang Watumere anak-anak bisa menikmati dinginnya air sungai menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan.

“Di sini kita bisa nikmati alam. Ada air yang mengalir, ada pemandangan kebun. Saya pilih ke sini karena tidak jauh dari kota,” kata Selly Pere salah seorang pengunjung, Minggu (11/8/2024) sore.

Cafe Bintang Watumere baru dibuka dua tahun lalu saat Covid-19 masih menggeregoti kehidupan di bumi.

Yakob Meno, pemilik cafe ini yang saat itu baru pulang dari Surabaya ke kampung halamannya melihat peluang usaha ini.

Ia mulai dengan menyiapkan perahu karet bagi anak-anak yang datang mandi, lalu bakar jagung untuk warga yang datang mandi di sungai ini.

Baca Juga :  70 Calon Guru Penggerak Angkatan IX di Ngada Lokakarya Panen Hasil
Cafe Garden dengan pemandangan natural

“Awalnya saya mulai sewa ban dan perahu karet untuk anak-anak yang datang mandi. Saya melihat ini peluang dan mulai mencoba membuat lopo-lopo kecil untuk warga yang mandi,” katanya.

Berawal dari itu, Yakob memberanikan diri mencari modal membuka sebuah cafe dengan konsep alam di bantaran sungai kemudian ia beri nama Bintang Watumere.

Awalnya belum diketahui orang namun seiringnya waktu Cafe Bintang Watumere telah menjadi pilihan outdor bagi warga Ende bahkan dari luar kota Ende.

“Ada juga dari kantor pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan family gathering di sini,” katanya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Berita ini 631 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Minggu, 13 September 2026 - 15:34 WITA

Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Berita Terbaru