20 Pelaku UMKM di Manggarai Timur Ikuti Pelatihan Mengolah Pangan Lokal - FloresPos Net

20 Pelaku UMKM di Manggarai Timur Ikuti Pelatihan Mengolah Pangan Lokal

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Sebanyak 20 pelaku  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilatih mengolah pangan lokal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperindag Manggarai Timur, Fransiskus P. Sinta di Centra Pisang yang berlokasi di Gola Lada, Kecamatan Borong, Senin, (20/5/2024).

Frans mengatakan, tujuan pelatihan adalah mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal (umbi-umbian) yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah juga sebagai bentuk pemberdayaan dan penguatan kapasitas pelaku UMKM di Matim.

Dia mengatakan, pelatihan kali ini melibatkan 20 pelaku UMKM yang sedang berkembang dari 12 Kecamatan. Fokus pada proses pengolahan singkong dan talas menjadi 40 produk hasil olahan, seperti brownis singkong, bolu singkong, stik, tape, tepung mocaf, dan getuk.

Baca Juga :  Surat Gembala Paskah  Uskup Ruteng Sentil  Situasi Konkret  Naiknya Harga Beras

“Singkong dan talas memiliki keunggulan komparatif  agar menjadi keunggulan kompetitif, maka harus diberi nilai seperti dikelola menjadi berbagai prodak hasil olahan yang kita lihat saat ini. Bahan pangan ini, haruslah kita olah di daerah kita kemudian baru kita pasarkan keluar. Saya berharap peserta pelatihan memanfaatkan kegiatan ini sehingga pulang bisa meningkatkan ekonomi rumah tangga,” katanya.

Lebih lanjut Fransiskus mengatakan, pihaknya melibatkan tenaga ahli/profesional yang memiliki sertifikat kompetensi pengolahan pangan dan pendampingan industri yang didatangkan dari pulau Jawa, yakni Mae Sri Winarni dan Fransiskus X. Edi Winarno.

Baca Juga :  BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

“Program kita saat ini fokus pada pengolahan singkong dan talas sebagai potensi pangan lokal untuk kemudian dapat diproduksi menjadi berbagai jenis prodak olahan yang siap dipasarkan,” katanya.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 6 hari dengan target bertambahnya pelaku UMKM berbasis pangan lokal yang kemudian bertujuan dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Digitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:03 WITA

Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende

Jumat, 18 September 2026 - 18:30 WITA

Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa

Jumat, 18 September 2026 - 16:06 WITA

Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo

Jumat, 18 September 2026 - 12:22 WITA

Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 18:55 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur

Berita Terbaru