Pondok Rumah Roboh Dihantam Hujan Disertai Angin, 4 Warga Waekoka Dirawat di RSUD Aeramo - FloresPos Net

Pondok Rumah Roboh Dihantam Hujan Disertai Angin, 4 Warga Waekoka Dirawat di RSUD Aeramo

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2024 - 13:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Tiga hari diguyur hujan deras disertai angin, sejumlah pondok warga di daerah persawahan Mbay Kiri, Desa Waekoka, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, rusak berat.

Selain pondok rusak berat, empat orang warga Desa Waekokak mengalami luka berat akibat pondok rumah di sawah mereka roboh. Korban saat ini sedang dilarikan ke rumah sakit di RSUD Aeramo untuk mendapat perawatan.

Tidak ada korban jiwa yang meningal dalam kejadian itu. Namun kerugian berkisar puluhan juta rupiah.

“Kemarin Rabu (3/4/2024), ada kejadian di Desa Waekokak. Tiga pondok rusak berat dan empat warga mengalami luka berat akibat di hantam kayu pondok yang roboh akibat hujan disertai angin yang kencang,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagekeo Agustinus Pone kepada Florespos.net, Kamis (4/4/2024).

Gusti Pone mengatakan bencana itu berlangsung bersamaan dengan hujan intensitas tinggi disertai angin. Selain korban luka-luka, BPBD BPBD Nagekeo mencatat, ada tiga pondok roboh dan empat orang mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Baliho Caleg dan Capres di Kota Ende Roboh Diterjang Angin

Kata Gusti Pone, BPBD dan Polsek Aesesa telah melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Mereka memberikan pertolongan kepada warga terluka dan merujuk ke RSUD Aeramo.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, kata Gusti Pone, mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Masyarakat juga diimbau melakukan pengecekan terhadap atap rumah atau struktur rumah yang perlu mendapatkan penguatan. Juga memangkas ranting-ranting pohon di sekitar bangunan rumah untuk menghindari tumbangnya pohon.

Kapolsek Aesesa AKP Yohanis Wila Mira kepada Florespos.net, menyampaikan hal yang sama. Menurut dia, dalam peristiwa itu terdapat 4 orang korban yang terdiri dari 1 laki-laki dan 3 perempuan.

Baca Juga :  Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

“Ke 4 korban tersebut sudah dilarikan ke RS Aeramo menggunakan kendaraan Polsek. Sekarang dalam penanganan medis,” kata Yohanis Wila.

Klemens, salah satu warga Desa waekokak yang menyaksikan kejadian itu menceritakan, sekitar pukul 12.30 Wita, di persawahan Desa Waekokak terjadi peristiwa bencana alam angin puting beliung dan membuat salah satu rumah roboh.

Pada saat itu, menurut Klemens, korban Stanislaus Keli bersama 5 pekerja lainnya sedang istirahat makan siang setelah kegiatan pemindahan bibit padi miliknya.

Tiba-tiba pondok yang ditempati dilewati angin puting beliung dari arah laut menuju ke area persawahan tepatnya melewati sehingga pondok roboh dan menimpa 4 orang korban.

“Kami berterimakasih kepada Polsek Aesesa yang sudah membantu dan merespon secara cepat menolong masyarakat,” katanya. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru