Formasi ASN Manggarai Barat 2024 Sebanyak 2.544 - FloresPos Net

Formasi ASN Manggarai Barat 2024 Sebanyak 2.544

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Formasi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 2.544 orang. Jadwal pendaftaran dan tes masih menunggu petunjuk Pemerintah Pusat (Pempus).

Wakil Bupati (Wabup) Mabar Yulianus Weng kepada Florespos.net, ini di Labuan Bajo, Senin (25/4/2024), mengatakan, formasi 2.544 tersebut sesuai persetujuan prinsip kebutuhan pegawai ASN di lingkungan Pemkab Mabar 2024.

Diungkapkan, formasi 2.544 ASN itu terdiri dari CPNS 751 orang dan PPPK 1.793 orang. Formasi dimaksud untuk tiga jenis kebutuhan, yakni tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Kebutuhan tenaga guru untuk CPNS tidak ada, tetapi alokasi PPPK 1.075 orang. Kebutuhan tenaga kesehatan, formasi CPNS-nya 312 orang, dan 77 orang PPPK. Untuk jata tenaga teknis yakni 439 orang CPNS, dan 641 orang PPPK.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pemilu di Flores Timur 100 Persen Selesai

Sehingga, lanjut Wabup Weng yang mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu, keseluruhan kebutuhan CPNS di Mabar sejumlah 751 orang dan PPPK 1.793 orang, Total 2.544 orang.

Sedangkan kapan pendaftaran dan testing ASN tersebut, hal itu adalah teknisnya di Badan Kepegawaian Daerah Mabar. Dan ini merupakan keputusan Pempus, yaitu Menpan, ujar Wabup Weng.

Menyinggung nasip Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Mabar, mengingat di daerah itu masih banyak TKD, Wabup Weng mengatakan, ruang mereka ada di PPPK.

Baca Juga :  Polres Sikka Tangkap Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Menurutnya, yang ikut seleksi PPPK tak hanya yang berijasa sarjana, tetapi dibawah sarjana juga boleh ikut seleksi PPPK.

“Bisa ikut yang berijasa SMK/SMK, SMP, bahkan mungkin yang ijasa SD, asal kontraknya tidak terputus, dan harus yang SK Bupati Mabar,” komentar Wabup Weng.

Secara terpisah, Kepala BKD Mabar, Thomas Faran, menambahkan, pihaknya masih menunggu petunjuk Pempus, dalam hal ini Menpan, terkait kapan pendaftaran dan seleksi/tes ASN (CPNS, PPPK) tingkat Kabupaten Manggarai Barat, karena itu kewenangan Pempus/Menpan, katanya. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 616 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru