Dalam Pastoral Ekologis, Keuskupan Ruteng Ingin Kembangkan Juga Ekonomi Ekologis - FloresPos Net

Dalam Pastoral Ekologis, Keuskupan Ruteng Ingin Kembangkan Juga  Ekonomi Ekologis

- Jurnalis

Sabtu, 16 Maret 2024 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG,FLORESPOS.net – Pastoral ekologi integral yang diprogramkan Keuskupan Diosis Ruteng, Flores, NTT yang dijalankan tahun ini bertujuan juga untuk mendukung kesejahteraan ekonomi dan kebahagiaan hidup umat.

“Kita ingin juga mengembangkan ekonomi ekologis,”ujar Uskup Sipri Hormat dalam surat gembala Paskah 2024 yang kopiannya diterima wartawan dari Komsos Puspas Keuskupan Ruteng, Sabtu (16/3/2024).

Hal itu nantinya terungkap dalam program-program paroki di bidang pertanian organik hortikultura dan buah-buahan, penanaman kayu bernilai ekonomi di lahan paroki dan tanaman hias di taman Gereja dan pastoran, serta gerakan “pohon sakramen”.

Kita ingin mengembangkan ekonomi yang berpijak pada kearifan lokal yang ramah lingkungan.

Hal ini terungkap dalam tiga festival pastoral Keuskupan, yakni Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Mabar, Festival Golo Curu di Ruteng, Manggarai, dan Festival Lembah Sanpio di Kisol, Matim.

Di dalamnya terlibat berbagai kelompok ekonomi UMKM lokal dan komunitas seni kultural kreatif.

Baca Juga :  Protes Warga Tonggurambang, Blokade Jalan Hingga Hadang Bupati Nagekeo

Selebrasi iman dalam festival ini sejatinya bertujuan untuk menumbuhkembangkan partisipasi umat dalam mewujudkan pariwisata dan ekonomi hijau, yang ramah lingkungan, dan berakar dalam keanekaragaman kekayaan kearifan lokal di bumi Congkasae tercinta.

Dikatakan, gerakan ekologi yang kita lakukan tahun 2024 ini bukanlah sekedar aksi sosial belaka. Tetapi semua itu adalah gerakan pastoral dan gerakan iman.

Relasi yang harmonis dengan alam hendaknya mengantar kita kepada perjumpaan dengan yang ilahi.

Sebaliknya kesadaran iman menuntun kepada penemuan penuh sukacita akan yang abadi dalam dunia yang fana.

“Alam semesta berkembang dalam Allah yang memenuhinya sepenuhnya. Oleh karena itu ada makna mistis dalam sehelai daun, dalam sebuah lintasan alam, dalam embun, dalam wajah orang miskin… Kita belajar menemukan Allah dalam segala makhluk di luar kita.” (LS 233).

Harmoni dengan Sang Khalik ini kiranya menuntun kepada harmoni alamiah yang ditemukan dalam jati diri manusia.

Baca Juga :  Klaim Pemilik Tanah Terbukti Pasca Pengukuran Ulang, BRI Maumere Dinilai Berikan Keterangan Palsu

Paus Benediktus XVI berbicara tentang “ekologi manusia” (Oekologie des Menschen).

Menurutnya, “juga manusia memiliki suatu kodrat alamiah, yang mesti dia perhatikan, dan tidak bisa dia manipulasi seenaknya.”

Manusia perlu menyadari dan menghayati ritme alam dalam kehidupannya. Dirinya seperti alam adalah hadiah sang Pencipta dengan pola dan proses kehidupan yang teratur dan harmonis.

Penerimaan diri sebagai kodrat alamiah yang dianugerahkan oleh Allah ini memungkinkan kita menyambut dan menerima alam semesta sebagai anugerah dari Bapa dan rumah kita bersama (LS 155).

Sebelumnya RD. Erik Ratu dari Komsos Puspas mengatakan, surat gembala Uskup ini telah diberikan ke mana-mana, terutama di paroki-paroki guna dibacakan setiap momen pertemuan umat.

“Surat gembala ini harus dibacakan guna diketahui, dipahami, dan dilaksanakan siapapun di Keuskupan ini,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Musda IKAL Sukses, Romo Rony Neto Wuli Kembali Pimpin IKAL Lemhamnas NTT
Di Wolomoni Ende, Wapres Gibran Tegaskan Pembangunan KDMP Tak Boleh Korbankan yang Lain
Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang
Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga
Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG
Thresher Shark Indonesia dan Pokmaswas Sando Minggo Ajak Mahasiswa IKTL Terlibat dalam Program The Conservation Champion
Kunjungi SDN Wolomoni Ende, Wapres RI Bawa Pulang Sejumlah PR
Padukan Sportivitas dan Syiar Islam, Jamaah Darul Muqomah Rekko Meriahkan Tahun Baru Hijriah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:45 WITA

Musda IKAL Sukses, Romo Rony Neto Wuli Kembali Pimpin IKAL Lemhamnas NTT

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:53 WITA

Di Wolomoni Ende, Wapres Gibran Tegaskan Pembangunan KDMP Tak Boleh Korbankan yang Lain

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:29 WITA

Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:21 WITA

Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:48 WITA

Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Warga Setuju Pembangunan Galangan Kapal di Wairterang

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:29 WITA

Nusa Bunga

Pembangunan Vila di Wairterang, Lokasinya Dahulu Kebun Warga

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:21 WITA