Protes Warga Tonggurambang, Blokade Jalan Hingga Hadang Bupati Nagekeo - FloresPos Net

Protes Warga Tonggurambang, Blokade Jalan Hingga Hadang Bupati Nagekeo

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Ratusan warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (13/7/2025) sore, kembali memadati jalan dan memblokade jalan.

Warga kembali padati dan memblokade jalan sebagai bentuk protes atas tindakan yang dianggap tidak menghargai perjuangan mereka dalam mempertahankan hak atas tanah leluhur.

Aksi ini dipicu pembongkaran spanduk yang dipasang oleh Generasi Muda Tonggurambang oleh orang yang tidak diketahui.

Saat warga sedang melakukan aksi protes dengan memblokade jalan, mobil Bupati Nagekeo Simplisius Donatus yang dikawal oleh mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dihadang warga Tonggurambang. Mobil Bupati lalu memutar balik arah.

Baca Juga :  Kolaborasi Program, Penjabat Bupati Manggarai Timur Temui Uskup Ruteng

Muhamad Dedi Ingga salah satu warga Desa Tonggurambang meminta agar mobil bupati memutar balik karena dianggap tidak merespon persoalan tanah yang dihadapi warga Tonggurambang.

Menurut Dedi, Bupati Nagekeo tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan tanah yang dihadapi warga Desa Tonggurambang.

Bahkan tegas Dedi, Bupati Nagekeo lebih fokus pada pembangunan Batalyon TNI AD di Desa Tonggurambang daripada menyelesaikan persoalan tanah yang menjadi prioritas warga.

“Mengapa Bupati Nagekeo tidak merespon persoalan tanah kami, tapi malah mengunjungi pembangunan Batalyon TNI AD?,” ujarnya.

Dedi mengatakan, aksi protes ini menunjukkan bahwa warga Desa Tonggurambang tidak akan diam dan akan terus mempertahankan hak-hak atas tanah leluhur.

Baca Juga :  Perse Ende Pastikan Ikut Soeratin Cup di Kupang

Kata Dedi, warga menuntut agar pemerintah daerah segera merespon dan menyelesaikan persoalan tanah yang saat ini tengah dihadapi oleh warga Desa Tonggurambang.

Disaksikan Florespos.net, Minggu (13/7/2025) petang, aksi protes tersebut berjalan aman dan lancar setelah warga menyuruh Bupati Nagekeo dan rombongan pulang.

Aksi itu dikawal ketat pihak keamanan baik dari Polisi maupun TNI. Sementara jalan yang diblokade menggunakan beberapa potongan kayu dan batu itu telah kembali di bersihkan. Sehingga ruang jalan itu, kembali normal.

Sampai berita ini diturunkan sebagian warga masih berada di lokasi dan kembali memasang spanduk yang mereka pasang beberapa hari lalu. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 842 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA