Kecelakaan Maut di Riung-Ngada, Tiga Orang Meninggal Dunia - FloresPos Net

Kecelakaan Maut di Riung-Ngada, Tiga Orang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kecelakaan maut terjadi pada Selasa (20/2/2024) di Jalan Trans Flores Riung menuju Pota, tepatnya di Desa Latung Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT. Tiga orang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) antara sepeda motor dengan sepeda motor itu terjadi usai Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada pada Selasa (20/2/2024).

Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto S.I.K melalui Kepala Satuan Lantas Polres Ngada Iptu Lino De Jesus mengatakan Lakalantas terjadi pada Selasa (20/2/2024) pukul 16:10 Wita di Jalan Trans Flores Riung menuju Pota.

TKP, kata Iptu Lino De Jesus, tepatnya di Desa Latung Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Tabrakan antara 1 unit sepeda motor Yamaha Mio, warna merah hitam dengan Nomor Polisi EB 2615 BM dengan sepeda motor honda verza warna merah dengan Nomor Polisi EB.2820 DK.

Iptu Lino De Jesus mengatakan, akibat Lakalantas tersebut, pengendara sepeda motor Yamaha Mio atas nama Bambang (49), warga Jln. Eltari RT/RW. 003/007 Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka meninggal dunia.

Baca Juga :  Ombudsman NTT Harapkan Penentuan Sekda Ngada Tidak Mengganggu Kelancaran Pelayanan Publik

“Sedangkan pengendara sepeda motor honda verza atas nama Aminudin, warga Nangamese, RT.002, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada mengalami luka ringan. Penumpang sepeda motor honda verza yaitu Marshuda Tongge, warga  Goloite, RT.001/001 Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung meninggal dunia,” kata Iptu Lino De Jesus kepada Florespos.net, Rabu (21/2/2024) malam.

Kata Iptu Lino De Jesus, penumpang sepeda motor yamaha mio merupakan istri dan anak dari Bambang. Anaknya Sulfanti (12) dan Sandi Ramdani (3) mengalami luka ringan. Sedangkan istri dari Bambang, yaitu Aisita (38) meninggal dunia.

Iptu Lino De Jesus menjelaskan kronologi kejadian Lakalantas.

Lakalantas berawal dari sepeda motor yamaha mio datang dari arah Riung hendak menuju ke Manggarai Timur (Pota). Sedangkan sepeda motor honda verza dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Ketika tiba di tempat kejadian, sepeda motor honda ferza langsung menabrak sepeda motor yamaha mio yang mengakibatkan penumpang sepeda motor yamaha mio atas nama Aisita meninggal dunia.

Baca Juga :  PDIP Flores Timur Buka Pendaftaran Cabup dan Wabup, Robert Kereta: Daftar Langsung Biar Ada Kemistri

Pengendara sepeda motor yamaha mio mengalami patah pada pergelangan tangan kanan serta benturan pada bagian kepala. Sedangkan anak Sulfianti mengalami luka pada bagian dahi dan jari tangan kiri dan anak Sandi Ramdhan mengalami luka lecet pada kaki kanan.

Selain itu penumpang sepeda motor honda verza warna merah yaitu Mahmudah Mashuda Tongge mengalami patah kaki sebelah kanan, luka robek pada bagian dahi dan bahu kanan. Sedangkan pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada telapak tangan kiri dan kanan serta benturan pada bagian dada.

Akibat kejadian tersebut, korban dibawa ke Puskesmas Riung untuk mendapat perawatan medis dan setelah dirujuk ke RSUD Aeramo Kabupaten Nagekeo.

Kata Iptu Lino De Jesus, penumpang sepeda motor honda verza yaitu Mashuda Tongge dan pengendara sepeda motor yamaha mio atas nama Bambang meninggal dunia. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA