Puasa, Bukan Moment Kampanyekan Kesalehan - FloresPos Net

Puasa, Bukan Moment Kampanyekan Kesalehan

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 09:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hari Rabu, 14 Februari 2024 umat Katolik di seluruh dunia memulai  masa puasa. Ret-ret agung umat Katolik ini diawali dengan penerimaan abu.

“Masa puasa ini mesti kita jalankan dengan penuh khidmat. Puasa umat Katolik adalah moment untuk lebih banyak berdoa, bersedekah dan berpuasa atau pantang. Puasa umat Katolik dijalankan secara tersembunyi.Kita tidak perlu memperlihatkan kepada semua orang bahwa kita sedang berpuasa. Seperti kata Injil, jika kamu berpuasa minyakilah mukamu agar orang tidak tahu kalau kamu sedang berpuasa. Sebab puasa umat katolik merupakan puasa bathin, bukan moment untuk kampanyekan kesalehan,” kata Pater Pian Lado, SVD pada misa Rabu Abu di Gereja Santo Yosef  Onekore, Rabu (14/2/2024).

Baca Juga :  RMC Detusoko Gandeng The Samdana Berikan Pelatihan untuk Orang Muda

Lebih lanjut Pater Pian mengatakan, selama 40 hari masa prapaskah, umat Katolik mesti  memperbanyak doa, amal, dan puasa.

Doa, amal, dan puasa mesti dijalankan dengan lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Ret-ret agung sebagai masa pertobatan mesti dijalankan dengan penuh kesadaran dan penuh iman.

“Kita lebih peduli sesama, lebih banyaak berdoa dan juga merenungkan berbagai hal baik dalam hidup. Puasa bukanlah tentang hal-hal di dunia ini, tetapi tentang keselamatan kekal seluruh umat manusia,” kata Pater Pian Lado, SVD.

Penerimaan abu pada hari Rabu Abu di Gereja Santo Yosef Onekore, Rabu (14/2/2024).

Pater Pian Lado mengatakan, tahun 2024 merupakan tahun istimewa bagi umat katolik. Di mana pembukaan puasa dilaksanakan bersamaan dengan 2 moment peting lain yang sangat istimewa.

Baca Juga :  Ketua DPC Demokrat Ende Minta Bacaleg Terus Bekerja, 4 Kursi Jadi Target di Pileg

Tahun 2024, ret-ret agung umat katolik dijalankan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan nasional negara,  yakni pemilu serentak.

Selain itu juga pada hari yang sama ada perayaan hari kasih sayang atau valentine day. Tiga moment penting ini diharapkan mampu membua persiapan iman prapaskah umat katolik lebih berkualitas.

Pantauan Florespos.net, Gereja Santo Yosef Onekore memberlakukan hal istimewa dalam pelaksanaan pemberian abu bagi umatnya.

Pemberian abu bagi umat katolik dilaksanakan sejak Selasa (13/2/2024), Rabu 14/2/2024) 3 kali misa dan gereja memberikan waktu khusus bagi umat katolik yang terlibat dalam proses pemilu untuk menerima abu pada Kamis (15/2/2024). *

Penulis: Anton Harus I Editor:Wentho Eliando

Berita Terkait

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA