Enam Bulan Lamanya, Irigasi Wae Laku Manggarai Timur Tersumbat Batu Besar - FloresPos Net

Enam Bulan Lamanya, Irigasi Wae Laku Manggarai Timur Tersumbat Batu Besar

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Saluran Irigasi Wae Laku di Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersumbat bongkahan batu besar dan material selama kurang lebih enam bulan.

Warga Desa Bangka Kantar, Desa Golo Kantar dan Desa Nanga Labang bersama Anggota DPRD NTT Yohanes Rumat turun bergotong royong memindakan batu besar dan material yang menutup saluran irigasi agar air bisa mengairi sawah.

“Saya di lokasi setelah dapat informasi dari masyarakat. Mereka kesulitan dapat air mengairi sawah dan kalau tidak segera ditangani padi milik petani gagal tumbuh,” kata Yohanes Rumat di sela-sela kegiatan, Selasa (30/1/2024).

Baca Juga :  Harga Porang di Manggarai Timur Mencapai Rp 8.000

Yohanes Rumat mengatakan, sekitar ratusan meter dari bendungan terdapat material batu dan tanah masuk ke saluran induk.

“Kami minta alat berat ke lokasi dan langsung memindakan batu ukuran besar dan sedang,” katanya.

Irigasi tersebut, menurut Yohanes Rumat dibangun sekitar lima tahun lalu untuk mengairi sawah petani tiga desa dengan jumlah mencapai ratusan hektar.

Baca Juga :  JPIC Karmel Flores Distribusikan Bantuan Kemanusiaan di 4 Posko Pengungsian Lewotobi dan Seminari Sandominggo Hokeng

“Bongkahan batu dan material menutup saluran irigasi ini sudah masuk 6 bulan, tapi Pemda Matim dan pihak Balai terkesan masa bodoh atau tidak merespon persoalan ini,” katanya.

Kata Yohanes Rumat, secara teknis Dinas PUPR seharusnya bisa mencari solusi agar masyarakat tidak sengsara.

“Besar harapan kedepannya Pemerintah Kabupaten cepat merespon jika ada keluhan dari masyarakat,” kata Yohanes Rumat. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA