LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Taman Nasional Komodo (TNK) bagian dari Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Mabar berada di barat Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wilayah Taman Nasional (TN) satu ini terdiri atas lautan dan daratan. TNK memiliki total luas 173.300 hektare (Ha).
TNK merupakan satu- satunya kawasan di Indonesia yang memegang dua predikat sekaligus dari UNESCO, yaitu World Heritage Site dan Man and Biosphere Site.
Data Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) selaku pengelola TNK menyebutkan, keanekaragaman bawah laut TNK yang menjadi daya tarik utama meliputi hiu, pari manta, dugong, paus, lumba- lumba, penyu, dan 253 species karang, serta 1000 species ikan. Juga ada coral triangle.
Florespos.net memperoleh data ini belum lama berlalu dari Kepala BTNK Hendrik Rani Siga melalu “kaki tangannya” Ande Kefi.
Berdasarkan data dimaksud, khusus ikan hiu ada 6 jenis. Keenamnya yakni blacktip reef shark, greytip reef shark, whitetip reef shark, bamboo reef shark, whale shark/hiu paus, dan thresher shresher shark/hiu tikus.
Sedangkan jenis manta ray meliputi oceanic manta ray (manta birostris) dan reef manta ray (manta alfredi).
Kemudian jenis penyu, di dunia ada 7, dan 6 di antaranya terdapat di Indonesia. Keenam penyu dimaksud yakni penyu belimbing (dermonchelya coriacea), penyu hijau (chelonia mydas), penyu tempayan (caretta caretta), penyu pipih (natator depressa), penyu sisik (eretmochelys imbricata), penyu lekang (lepidochelys olivacea).
Taman Nasional Komodo juga dikenal sebagai salah satu tempat snorkeling, canoe-ing, sport fishing terbaik di dunia.
Sebelumnya media ini menulis keanekaragaman di daratan TNK dengan judul: kenali 101 tumbuhan dan satwa liar di Taman Nasional Komodo. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus










