Pekan Ini 6.006 ASN di Ende Mulai Terima Gaji - FloresPos Net

Pekan Ini 6.006 ASN di Ende Mulai Terima Gaji

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 17:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hingga tanggal 22 Januari 2024 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Ende, Provinsi NTT belum terima gaji.

Kondisi ini sudah dikeluhkan oleh para ASN di Kabupaten Ende. Mereka berharap gaji segera dibayar untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ende, Filomena Irene Ipi yang dikonfirmasi wartawan, Senin (22/1/2024) pagi terkait keterlambatan gaji ASN mengatakan pekan ini sudah bisa dibayarkan.

“Kita sedang input data ke aplikasi SIPD – RI dan dalam waktu satu dua hari ini sudah bisa dibayar. OPD yang akan dibayar dalam satu dua hari ke depan yaitu BKPSDM. OPD lainnya dalam pekan ini sampai pekan depan,” katanya.

Baca Juga :  Selama Tahun 2024 Lakalantas di Sikka Meningkat, 30 Orang Meninggal Dunia

Jumlah seluruh ASN di lingkup Pemkab Ende sebanyak 6.006 yang terdiri  4.696 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan  1.310 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Total uang yang harus dikeluarkan oleh pemkab Ende untuk membayar gaji ASN setiap bulan sebesar Rp38 miliar lebih.

Irene juga menjelaskan kendala yang dihadapi oleh Pemkab Ende  sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji seluruh ASN.

Saat ini semua aplikasi daerah seperti SIMDA sudah dihapus dan seluruh Indonesia menggunakan aplikasi Sitem Informasi Daerah Republik Indonesia (SIPD – RI).

Dengan aplikasi ini maka seluruh pemerintah kabupaten termasuk Kabupaten  Ende harus melakukan penyesuaian secara bertahap mulai dari perencanaan, sistem anggaran, closing hingga pada tahap penatausahan.

Pada tahap penatausahan Pemkab Ende melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) harus mengimput data keuangan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  di Kabupaten Ende mulai dari nama, alamat, NIK dan NPWP.

Baca Juga :  UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ende Diberikan Target Rp 34 Miliar di Tahun 2025

Saat ini Pemkab Ende sudah masuk pada tahapan pengimputan dan pada tahapan ini jika ada kesalahan maka aplikasi akan terkunci secara otomatis. Jika sudah terkunci maka BPKAD Ende   harus meminta ke pusat untuk dibuka kembali. Mekanisme ini membutuhkan waktu.

“Kabupaten Ende mengalami kendala  beberapa kali dalam pengimputan data pegawai serta  penyesuaian kode rekening di setiap OPD,” katanya.

Kendala lain yang dihadapi yakni adanya mutasi pegawai di akhir tahun 2023. Mutasi itu berdampak pada perubahan dan penyesuaian data lagi karena sebelumnya BPKAD sudah mengajukan data  ke pusat.*

Penulis:Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Berita ini 534 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:31 WITA

Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA