Hari ke 14 Erupsi Lewotobi Laki-laki, 4.087 Jiwa Mengungsi di Rumah Warga, 2.436 Jiwa Mengungsi di Tenda - FloresPos Net

Hari ke 14 Erupsi Lewotobi Laki-laki, 4.087 Jiwa Mengungsi di Rumah Warga, 2.436 Jiwa Mengungsi di Tenda

- Jurnalis

Minggu, 14 Januari 2024 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama 14 hari, sejak Senin (1/1/2024) hingga Minggu (14/1/2024) malam masih terus erupsi.

Saat ini, tercatat warga terdampak langsung yang mengungsi berjumlah 6.550 jiwa. Dari 6.550 jiwa itu, 4.087 jiwa mengungsi di rumah-rumah warga dan 2.436 jiwa mengungsi di tenda baik tenda mandiri maupun tenda pada dua posko yang disediakan oleh pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Data yang dihimpun Florespos.net, Minggu (14/1/2024) malam, berdasarkan data sementara tertera pada papan informasi di Posko Kantor Camat Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur disebutkan hingga Sabtu (13/1/2024) pukul 18.00 Wira, tercatat warga terdampak yang mengungsi berjumlah 6.550 jiwa.

Dari 6.550 jiwa itu, sebagian besar atau 4.087 jiwa mengungsi di rumah-rumah warga tersebar pada 31 titik di Kabupaten Flores Timur dan 3 desa di Kabupaten Sikka.

Perincian dari 4.087 jiwa terdiri dari laki-laki 1.971 jiwa, perempuan 2.116 jiwa, bayi 42 jiwa, balita 248 jiwa, ibu hamil 15 jiwa, ibu menyusui 59 jiwa, lansia 539 jiwa, dan disabilitas 5 jiwa.

Warga terdampak langsung yang mengungsi di tenda-tenda baik tenda mandiri maupun tenda pada dua posko yang disediakan Pemda setempat atau tersebar pada 8 titik tenda berjumlah 2.436 jiwa.

Baca Juga :  Semana Santa di Larantuka Sangat Berkesan

Perincian, laki-laki 1.213 jiwa, perempuan 1.223 jiwa, bayi 44 jiwa, balita 87 jiwa, ibu hamil 12 jiwa, ibu menyusui 45 jiwa, lansia 192 jiwa, dan disabilitas 4 jiwa.

Sementara warga terdampak langsung yang mengungsi di fasilitas umum tersebar di 1 titik berjumlah 27 jiwa dengan perincian laki-laki 14 jiwa, perempuan 13 jiwa, bayi 0, balita 0, ibu hamil 0, ibu menyusui 0, lansia 3 jiwa dan disabilitas 1 jiwa.

Guguran Material dan Awan Panas

Pos Pengamatan Gunung Api ((PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kabupaten Flores Timur melaporkan periode pengamatan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki pada Minggu (14/1/2024) pukul 12:00-18:00 Wita menyebutkan selama enam jam gunung jelas terlihat hingga kabut 0-II.

Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna kelabu dan coklat dengan intensitas tebal dan tinggi 1000-1500 meter di atas puncak kawah. Teramati 12 kali letusan dengan tinggi 1000-1500 meter dan warna asap kelabu.

“Teramati 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 meter mengarah ke utara dan timur laut. Teramati pula guguran dengan jarak luncur 1500-2000 meter mengarah ke timur laut. Teramati awan panas guguran ke arah Utara Timur laut sejauh lk. 1000 meter,” kata Kepala Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, Minggu (14/1/2024) petang.

Baca Juga :  Profesor Sebastian Menggo Jadi Pembicara Konferensi Internasional

Herman Yosef mengatakan, sepanjang enam jam terjadi gempa 12 kali dengan amplitudo: 33-47.3 mm berdurasi: 20-223 detik. Awan panas guguran berjumlah 3 kali dengan amplitudo: 47.3 mm berdurasi 344-375 detik.

Guguran berjumlah 11 kali dengan amplitudo: 14.8-43.6 mm berdurasi: 48-192 detik. Low Frekuensi berjumlah 6 kali dengan amplitudo: 17-43.6 mm berdurasi: 27-37 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 4.4-7.4 mm (dominan 4.4 mm).

“Gunung Lewotobi Laki-laki masih di Level IV Awas. Masyarakat di sekitar dan pengunjung tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 KM dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral 5 KM ke arah Barat Laut-Utara dan Timur Laut,” kata Herman Yosef.

Selain itu, kata Herman Yosef, masyarakat di sekitar perlu terus mewaspadai potensi banjir lahar dingin pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Pantauan Florespos.net, Minggu (14/1/2024) siang hingga malam, terus berguguran material Gunung Lewotobi Laki-laki pada bagian timur laut.

Guguran material itu berasap tebal dan terus menerus turun mendekati pemukiman warga Desa Nobo dan Desa Nurabelen di Kecamatan Ilebura.*

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA