Tak Saja Ikan, Daging Babi Ikut Dijual di Pinggir Jalan Dekat Mapolres Manggarai - FloresPos Net

Tak Saja Ikan, Daging Babi Ikut Dijual di Pinggir Jalan Dekat Mapolres Manggarai

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Penertiban penjualan barang dari badan jalan di sebelah barat Mapolres Manggarai, Flores, NTT, sepertinya sulit dilakukan.

Situasinya kian parah, tidak saja penjualan ikan segar, juga daging babi.

Daging babi itu memang tidak diletakkan di badan jalan, melainkan dalam mobil pick up.

Pantauan wartawan, Jumat (12/1/2024), dua mobil pick up diparkir di badan jalan dengan daging babi siap jual di dalamnya.

Para pedagang juga terlihat menawarkan jualannya kepada siapa saja yang melintas baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.

Baca Juga :  Kalah Kasasi, Bupati Edi Mohon Dukungan DPRD Manggarai Barat

Kendaraan yang berhenti di tengah keramaian membuat lalu lintas terganggu pada jalur jalan dekat Pasar Inpres Ruteng itu.

Seorang warga Domi Rea mengatakan, penertiban pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan umum sepertinya sulit.

“Buktinya untuk titik jual ikan dari satu tempat kini sudah tambah beberapa lagi,”katanya.

Terbaru, penjualan daging babi walaupun dalam mobil pick up.

Berjualan dengan cara apapun bila tidak pada tempatnya tidak bisa dibenarkan. Dan, itu yang terjadi sekarang ini.

Baca Juga :  Korban Kebakaran di Kecamatan Ruteng Dapat Bantuan Darurat dari Pemerintah

Mobil pick up parkir lama untuk berjualan di  badan jalan jelas tidak bisa dibenarkan.

Karena itu, penertiban tetap harus dilakukan. Kembalikan para pedagang untuk berjualan dalam kompleks pasar. Tidak boleh dikasih toleransi.

Warga lain, Yos Mbatuk mengatakan, masalah ketidaktertiban berjualan ini sudah kronis. Maka penertiban mutlak dan langkah tegas.

“Penertiban tak bisa sehari dua hari saja, melainkan setiap hari. Kalau tidak, terjadi seperti sekarang kian menjadi-jadi,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA