RUTENG, FLORESPOS.net – Penertiban penjualan barang dari badan jalan di sebelah barat Mapolres Manggarai, Flores, NTT, sepertinya sulit dilakukan.
Situasinya kian parah, tidak saja penjualan ikan segar, juga daging babi.
Daging babi itu memang tidak diletakkan di badan jalan, melainkan dalam mobil pick up.
Pantauan wartawan, Jumat (12/1/2024), dua mobil pick up diparkir di badan jalan dengan daging babi siap jual di dalamnya.
Para pedagang juga terlihat menawarkan jualannya kepada siapa saja yang melintas baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.
Kendaraan yang berhenti di tengah keramaian membuat lalu lintas terganggu pada jalur jalan dekat Pasar Inpres Ruteng itu.
Seorang warga Domi Rea mengatakan, penertiban pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan umum sepertinya sulit.
“Buktinya untuk titik jual ikan dari satu tempat kini sudah tambah beberapa lagi,”katanya.
Terbaru, penjualan daging babi walaupun dalam mobil pick up.
Berjualan dengan cara apapun bila tidak pada tempatnya tidak bisa dibenarkan. Dan, itu yang terjadi sekarang ini.
Mobil pick up parkir lama untuk berjualan di badan jalan jelas tidak bisa dibenarkan.
Karena itu, penertiban tetap harus dilakukan. Kembalikan para pedagang untuk berjualan dalam kompleks pasar. Tidak boleh dikasih toleransi.
Warga lain, Yos Mbatuk mengatakan, masalah ketidaktertiban berjualan ini sudah kronis. Maka penertiban mutlak dan langkah tegas.
“Penertiban tak bisa sehari dua hari saja, melainkan setiap hari. Kalau tidak, terjadi seperti sekarang kian menjadi-jadi,” katanya. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










