Hujan Lebat Beberapa Jam, Banjir dan Sampah Penuhi Jalanan Maumere - FloresPos Net

Hujan Lebat Beberapa Jam, Banjir dan Sampah Penuhi Jalanan Maumere

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 11:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Hujan disertai angin kencang melanda Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (28/9/2025) mengakibatkan sampah terutama plastik bertebaran di badan jalan.

Kondisi terparah terlihat di pertigaan terminal Lokaria dan jalanan di Taman Tsunami dimana sampah-sampah plastik bertebaran di badan jalan.

“Setiap kali hujan pasti sampah memenuhi badan jalan karena air tidak bisa mengalir melewati saluran akibat terhalang sampah yang menumpuk,” sebut Petrus Resi, warga yang ditemui di Taman Tsunami, Senin (29/9/2025).

Petrus menyebutkan, seharusnya saluran air dibersihkan secara rutin sebelum musim hujan tiba agar saat hujan air bisa mengalir lancar.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon

Dirinya berharap agar drainase yang ada di Kota Maumere dicheck secara rutin agar tidak mengakibatkan air tergenang di badan jalan saat terjadi hujan lebat.

“Banyak saluran air tergenang dan dipenuhi sampah serta tanah. Ini yang membuat air tidak bisa mengalir melewati saluran sehingga tumpah dan menggenangi badan jalan,” ujarnya.

Lusia Lesu, warga lainnya mengharapkan lurah bisa bekerjasama dengan ketua-ketua RT agar bisa membersihkan saluran air supaya saat musim hujan drainase bisa berfungsi.

Lusia juga mengharapkan supaya mendata saluran-saluran air yang rusak supaya bisa segera diperbaiki sebelum musim hujan.

Baca Juga :  KPU Sikka Temui Uskup Keuskupan Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu

Hasil pantauan di Kota Maumere, hingga pukul 09.00 Wita air masih menggenangi badan jalan di beberapa ruas jalan di Kelurahan Waioti dan terparah terdapat di depan pertigaan jalan menuju lorong TK sebelah timur kampus Universitas Muhammadiyah Maumere.

Sampah plastik dan ranting pohon juga terlihat berserakan di badan jalan di pertigaan jalan terminal Lokaria termasuk tanah yang menutupi badan jalan.

Di Taman Tsunami terlihat drainase dipenuhi sampai plastik sehingga aliran air tidak bisa mengalir dan sampah-sampah plastik berserakan di badan jalan hingga ke areal pertokoan di sebelah utara. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA