IMI NTT Seleksi 7 Pembalap Grass Track untuk Persiapan Berlaga di PON 2028 - FloresPos Net

IMI NTT Seleksi 7 Pembalap Grass Track untuk Persiapan Berlaga di PON 2028

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 08:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Untuk event olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 karena Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tuan rumah maka akan mendapat jatah 4 atlet.

Keempat pembalap tersebut lolos secara otomatis tanpa harus melalui seleksi sehingga untuk NTT Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT mengambil kebijakan melakukan seleksi pembalap.

“Kita dapat peluang empat atlet tanpa seleksi, tanpa lagi proses Pra PON. Kami IMI NTT ambil kebijakan seleksi pembalap lewat event-event yang digelar,” sebut Sekertaris IMI NTT, Sokan Teibang, Minggu (9/11/2025).

Ditemui usai kejuaraan open turnamen grass track Bupati Sikka Cup Serie 1, Sokan menyebutkan, IMI NTT untuk tahun 2025 baru menyelenggarakan kejuaraan grass track di Maumere di Flores.

Ia mengatakan,untuk tahun 2026 IMI NTT juga berencana membuat lagi event atau kejuaraan-kejuaraan grass track untuk fokus mencari pembalap yang dipersiapkan mewakili NTT di PON 2028.

“IMI NTT saat ini sudah dapat tujuh orang pembalap yang usia PON di kejuaraan grass track di Maumere.Kita akan konsisten untuk berproses dan mendapatkan empat orang pembalap,” ujarnya.

Sokan menambahkan, empat pembalap itu selain memiliki kemampuan untuk bisa juara, juga akan dilihat aspek attitude,kesehatan dan beberapa aspek lainnya yang akan dijadikan standar oleh IMI NTT.

Baca Juga :  'Masyarakat Tidak Perlu Khawatir'--Stok Beras di Bulog Maumere Cukup Hingga Maret 2026

Dirinya menyebutkan, aspek ini yang menjadi standar dalam merekrut pembalap grass track yang berlaga dalam kelas PON yang digelar di setiap kejuaraan grass track di NTT.

“Untuk PON itu ada perorangan, ada beregu, tapi itu teknis. Setelah kami dapatkan dulu empat orang ini, baru kemudian nanti kami atur sesuai dengan kapasitas setiap pembalap yang kita akan dapatkan,” ungkapnya.

Sokan mengakui, para pembalap yang sudah berlaga di kejuaraan grass track di Maumere tentunya mempunyai peluang lebih besar untuk direkrut karena ada masa karantina lagi, ada masa pelatihan-pelatihan lagi yang akan dilakukan.

Dia melihat rata-rata pembalap memang selain skill, IMI NTT juga ingin lebih fokus pada pembenahan kekuatan fisik sebab selama ini pembalap NTT masih kalah di fisik dan stamina.

“Kejuaraan grass track di Maumere maksimal 12 putaran saja sementara untuk PON itu 24 putaran. Itu butuh kekuatan fisik dan memang pengalaman kita selama ini pembalap kita kalah di stamina ketika bersaing dengan provinsi-provinsi yang lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Kades Langir Apresiasi Inisiatif BPD--Lahirkan Perdes Penyelesaian Masalah Adat Serta Besarnya Denda dan Sanksi

Sokan menjelaskan, ketahanan fisik ini yang menjadi catatan IMI NTT sehingga perlu didorong, supaya fisik para pembalap di NTT harus menjadi perhatian utama oleh kami IMI NTT.

Ia memaparkan, batas usia sesuai aturan yang masih berlaku sampai saat ini, usia atlet maksimal 20 tahun pada tahun 2028 mendatang.

“Pas tahun 2028 dia sudah 20 tahun. Jadi masih ada peluang bagi pembalap lainnya lagi. Flores ini kan potensinya itu grass track dan peluang paling besar itu ada di Flores,” jelasnya.

Sokan menambahkan, arahann dari PB IMI bahwa IMI NTT sudah harus lakukan seleksi pembalap grass track dan road race untuk persiapan PON tahun 2028 mendatang.

Untuk road race kata dia, IMI NTT selama tahun 2025 sudah 4 kali membuat kejuaraan road race sehingga sudah sangat cukup bisa ambil keputusan menetapkan pembalap PON.

“Tapi kami juga masih tunggu arahan dari PB IMI. Kalau tahun 2025 sudah harus kirim maka pembalap yang turun di grass track Maumere ini berpeluang untuk jadi pembalap mewakili NTT di PON 2028,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Berita ini 42 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA