LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kian meningkat dan kembali erupsi dengan durasi cukup panjang.
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Sabtu (6/1/2024) pukul 04.00 hingga siang pukul 15.00 Wita.
Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Pos Pemantau Purulera, Iing Kusnadi kepada wartawan, Sabtu (6/1/2024) siang mengatakan hari ini Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi.
“Pagi tadi sekitar pukul 04.00 Wita terlihat gempa letusan. Amplitudo dan durasinya signifikan cukup panjang sampai pukul 06.00 pagi tadi. Amplitudo masih signifikan hingga saat ini,” kata Iing Kusnadi, siang tadi.
Iing Kusnadi mengatakan, letusan atau erupsi itu terlihat dari tiga titik, yakni kawah utama, rekahan bagian barat laut utara dan rekahan bagian tenggara selatan. Pada tiga titik itu, semua keluar asap tebal dan abu vulkanik.
“Abu sangat tebal. Kelihatan angin lemah sehingga abu terbawah ke atas dan terlihat setinggi 1.500 meter dari puncak kawah,” katanya.
Meski erupsi lagi, kata Iing Kusnadi status Gunung Lewotobi Laki-laki masih tetap Level III Siaga.
Pihaknya tetap merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki – laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.
Juga 4 km dalam arah barat laut utara dan selatan-tenggara dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Pemerintah Daerah juga senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
Pantauan Florespos.net, Sabtu (6/1/2024) siang, baik dari arah timur Nobo, Desa Nobo, Kecamatan Ilebura maupun dari Pos Pemantau Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang asap tebal dan abu vulkanik terus keluar dari tiga lubang erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










