1.365 Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki Mengungsi, Tempati Lima Posko dan Dua Posko Mandiri - FloresPos Net

1.365 Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki Mengungsi, Tempati Lima Posko dan Dua Posko Mandiri

- Jurnalis

Senin, 1 Januari 2024 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sebanyak 1.365 jiwa saat ini mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada Senin (1/1/2024) dini hari. Warga empat desa di Kecamatan Wulanggitang, yakni Klatonlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote, dan Desa Dulipali di Kecamatan Ilebura berhamburan keluar rumah mencari lokasi aman.

Baca Juga :  Pentahbisan Uskup Larantuka Mgr. Hans Monteiro di Gereja Katedral Reinha Rosari

Data dihimpun Florespos.net, Senin (1/1/2024) pagi hingga malam pukul 20 Wita, terdapat 1.365 warga terdiri dari perempuan, laki-laki, anak-anak dan lanjut usia sudah mengungsi sejak pagi.

Pengungsi sebanyak 1.172 jiwa tersebar pada tujuh posko, yakni Kantor Camat, Polsek Boru, Koramil Boru, SMP Negeri Wulanggitang, SDK Kemiri, CU Remaja Hokeng. Satu posko mandiri di Desa Boru Kedang.

Baca Juga :  Bencana Angin Puting Beliung di Flores Timur, 15 Menit Rusak Belasan Rumah di Ile Pandung

Dan satu lagi berada di rumah-rumah penduduk di Desa Purulera berjumlah 193 jiwa. Seluruhnya, sementara ini berjumlah 1.365 jiwa.

Pantauan Florespos.net di Boru, Kecamatan Wulanggitang, di posko Utama Kantor Camat Wulanggitang, selain tenda-tenda darurat untuk warga, di lokasi tersebut juga terdapat dapur umum dan posko kesehatan. *

Penuli: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru