MBAY, FLORESPOS.net-Johanes Don Bosco Do secara resmi telah melepas jabatan sebagai Bupati Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (28/12/2023).
Pelepasan jabatan ditandai dengan penyerahan serah terima jabatan (Sertijab) dari Johanes Don Bosco Do kepada Penjabat (Pj) Bupati Nagekeo Raymundus Nggajo.
Sertijab ini ditandai dengan penyerah memori jabatan oleh Bupati Nagekeo periode 2018-2023, Johanes Don Bosco Do kepada Pj. Bupati Nagekeo Raymundus Nggajo disaksikan Ketua DPRD Nagekeo Marselinus F Ajo Bupu.
Sebelum pamit meninggalkan Kantor Bupati Nagekeo, Don Bosco sempat menitipkan pesan dan nasehat yang cukup indah.
Nasehat itu bisa menjadi bahan renungan semua kalangan, namun lebih khusus kepada mereka yang saat ini dipercayakan memegang suatu jabatan tertentu.
Don Bosco dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pejabat dalam acara itu.
“Pak penjabat, inilah para penjabat tinggi pratama, administrator, para camat yang tetap menyempatkan diri untuk hadir meski dalam kesibukan. Ini adalah bentuk komitmen tata kelola birokrasi,” katanya.
Don Bosco berharap Pj Bupati dapat mengemban tugas yang sudah dipercayakan dalam memimpin Nagekeo satu tahun ke depan dengan baik sehingga apa yang menjadi komitmen yang sudah disepakati antara pemerintah dan DPRD dapat diselesaikan.
“Jangan sampai tidak ada bekas tangan sehingga saya berharap Pak Penjabat bisa urus betul beberapa usulan kita ke pemerintah pusat” harapnya.
Don Bosco juga berharap untuk penyelesaian persoalan pasokan air minum yang bersumber dari mata air Lowo Meli agar tidak hanya dimanfaatkan bagi masyarakat dalam kota saja.
Kemudian, Pj Bupati diharapkan mendukung sepenuhnya pengembangan sektor pendidikan terutama pendidikan vokasi yang mana Nagekeo menjadi satu-satunya kabupaten yang memiliki kampus terkait pengelolaan budidaya garam.
Sementara itu Pj Bupati Raymundus Nggajo berharap dukungan penuh dari masyarakat dan semua stakeholder untuk bisa memimpin Nagekeo satu tahun ke depan.
“Tugas yang saya terima dari presiden ada dua yang penting, yakni menyiapkan serta menyukseskan pemilihan umum sampai defenitif Kepala Daerah,” ungkap Raymundus.
Pj Bupati Raymundus juga diberi enam catatan penting dari Pj Gubernur NTT Ayodya Kalake. Dua di antaranya penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim.
“Semoga kami melaksanakan amanah ini dengan baik. Kami datang bukan untuk dilayani, kami datang untuk melayani, mendengar dan demi kemajuan Nagekeo tercinta. Kami mohon dukungan semua pihak agar memberikan yang terbaik untuk Nagekeo,” kata Pj Raymundus.
Hadir dalam acara Sertijab ini, Sekda Nagekeo Drs Lukas Mere, para Asisten, seluruh pimpinan OPD, para camat dan Forkompinda. *
Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando










