Dua Proyek Jalan Dana Inpres 2023 di Ende Tidak Rampung Diakhir Tahun - FloresPos Net

Dua Proyek Jalan Dana Inpres 2023 di Ende Tidak Rampung Diakhir Tahun

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dua proyek pengerjaan jalan yang bersumber dari dana Intruksi Presiden (Inpres) No: 03 Tahun 2023 tentang Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah tidak rampung atau tidak mencapai 100 persen di akhir tahun anggaran.

Anggaran dari dana Inpres itu dialokasikan kepada Pemkab Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebesar Rp 48,6 miliar.

Anggaran ini dialokasikan untuk pengerjaan jalan di Kabupaten Ende yaitu jalan Ndona-Aekipa di Kecamatan Ndona dengan pagu sebesar Rp 18,6 miliar dan jalan Pu’kungu- Orekoze- Khumbeka yang menghubungkan Kecamatan Nangapanda- Maukaro sebesar Rp 30 miliar.

PPK 4.2 Satker PJN IV Provinsi NTT, Wilhelmus Sugu Djawa ditemui Florespos.net, di ruang kerjanya, Selasa (19/12/2023) lalu menjelaskan tentang realisasi dari paket pekerjaan ini.

Paket Pekerjaan Ndona- Aekipa dengan pagu anggaran sebesar Rp 18,6 miliar. Saat realisasi dengan nilai kontrak Rp 17.649.649.000.

Paket pekerjaan ini mulai dilepas oleh panitia lelang  untuk dikerjakan pada 20 Juli 2023 oleh PT. Kelimutu Permata Nusantara dari Ende dengan jarak 6,2 km.

Baca Juga :  Dua Pemain Flores United FC Dipanggil Masuk Skuad Pra Popnas NTT, Ferdi: Ini Adalah Tujuan

Progres pengerjaan hingga 17 Desember 2023 mencapai 74,18 % atau sekitar 4,3 km jalan yang sudah diaspal.

PKK 4.2 sudah berkordinasi dengan rekanan dan menargetkan mencapai 90% pada 31 Desember 2023.

Wilhelmus mengatakan kendala yang dihadapi di lapangan sehingga memengaruhi capaian yaitu banyak galian yang harus dikerjakan. Banyak pekerjaan pelengkap seperti galian tebing, timbun yang harus diselesaikan sebelum ke pekerjaan utama.

Kondisi jalan lama yang sempit maka harus dilebarkan, banyak material galian yang harus dibuang jauh dari lokasi pekerjaan karena di sekitar lokasi ada kebun komoditi masyarakat.

Sedangkan pekerjaan Jalan Pu’kungu, Orekoze- Khumbeka, anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan ruas jalan ini sebesar Rp 30 miliar. Namun saat realisasi nilai kontraknya sebesar Rp 24 miliar.

Sekitar Rp 6 miliar lebih masuk dalam sisa kontrak dan dikembalikan ke kas negara. Perusahaan yang mengerjakan jalan ini adalah PT. Novita Karya Taga, perusahaan lokal dari  Ende. Dan jarak jalan yang dikerjakan yaitu 10,125 km.

Baca Juga :  KPU Manggarai Larang Pasang Alat Peraga Sosialisasi Caleg di Tempat Ibadah, Rumah Sakit, Gedung Pemerintah, TNI, Polri, BUMN dan BUMD

Paket pekerjaan ini dilepas oleh panitia untuk dikerjakan pada 8 Agustus 2023.

Hingga saat ini progres per tanggal 17 Desember 2023 baru mencapai 36,17%.

PKK 4.2 dan rekanan dari PT Novita Karya Taga menargetkan hingga 31 Desember mencapai 52,25%.

Kendala yang dihadapi yaitu kondisi geografis atau medan yang menyulitkan kendaraan proyek mengangkut material secara maksimal ke lokasi.

PPK 4.2 mengatakan dua paket pekerjaan ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 019.

Berdasarkan PMK 019,  rekanan atau kontraktor diberikan waktu 90 hari kalender kerja. Artinya kedua paket pekerjaan ini bisa dikerjakan hingga Maret 2024. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan
Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:27 WITA

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA