Anggaran Nihil, Penyebab Tak Bisa Dilakukan Perbaikan Trafic Light di Kota Ruteng - FloresPos Net

Anggaran Nihil, Penyebab Tak Bisa Dilakukan Perbaikan Trafic Light di Kota Ruteng

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Maksud hati semua trafic light di Kota Ruteng, Manggarai, NTT, berfungsi normal, tetapi apa daya anggaran tidak ada dalam tahun ini.

Nihilnya anggaran pada instansi terkait yang menyebabkan lampu lintas yang rusak tidak bisa diperbaiki hingga sekarang ini.

Merespon pemberitaan media ini kemarin tentang tidak berfungsinya semua trafic light di Kota Ruteng, Dinas Perhubungan Manggarai melalui Sekretarisnya Marsel Berahi di Ruteng, Jumat (24/11/2023) mengatakan, memberikan pelayanan terbaik pasti menjadi keinginan pemerintah.

“Tetapi, ketika mengalami persoalan sehingga tidak berfungsi adalah hal lain lagi,” katanya.

Marsel Berahi

Mengapa persoalan yang tidak diperbaiki? Masalahnya pada biaya untuk memperbaiki tidak tersedia pada Dinas Perhubungan minimal untuk tahun 2023 ini.

Dikatakan, dalam DPA Dinas Perhubungan tahun ini, tidak ada item untuk menangani masalah kemacetan trafic light yang ada dalam Kota Ruteng itu.

Baca Juga :  Petani Lando Lomes Manggarai Timur Tanam Porang Seluas 50 Ha

Sebetulnya upaya untuk berjaga-jaga berupa dana pemeliharaan selalu ada dengan mengusulkan dalam sidang DPRD. Tetapi, selalu tidak disetujui, termasuk untuk tahun ini.

Menurutnya, dana untuk pemeliharaan trafic light baru ada tahun 2024. Karena itu, perbaikan baru bisa dilakukan depan atas pelbagai kerusakan yang ada.

“Kalau ada penanganan kecil-kecil  sekarang ini, itu atas inisiatif petugas. Perbaikan hanya sebisanya saja,” katanya.

Sebelumnya, seorang pengendara mobil, Robert Tise mengatakan, trafic light sangat vital dalam mengatur lalu lintas pada perempatan yang selalu ramai dengan kendaraan dari pagi hingga malam.

“Dengan  trafic light yang tidak berfungsi dengan baik seperti sekarang, lalu lintas jadi amburadul,” katanya.

Baca Juga :  Belum Selesai Dikerjakan, Dua Puskesmas di Manggarai Timur Belum Bisa Diresmikan

Memang dengan tidak berfungsinya dua trafic light, maka pengendara harus hati-hati ketika memasuki perempatan agar tidak terjadi kecelakaan.

Tidak adanya pengaturan menjadi faktor pemicu terjadinya kecelakaan. Kondisinya memang sangat rawan ketika lalu lintas kendaraan sangat tinggi dalam sehari.

Yang paling rawan di perempatan Hotel Ranaka dengan kondisi trafic light kadang berfungsi dan kadang tidak.

Pengendara kadang hanya menebak saja untuk memasuki perempatan karena lampu merah atau hijau tidak terlihat.

Lebih baik sekalian tidak berfungsi daripada tidak jelas nyala atau tidak karena amat membingungkan pengendara pada jalur jalan utama di Kota Ruteng itu. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA