Sampah Berserakan di Kota Larantuka, Pemerhati Lingkungan: Perkuat Sistem Pengelolaan Mulai dari Rumah Tangga - FloresPos Net

Sampah Berserakan di Kota Larantuka, Pemerhati Lingkungan: Perkuat Sistem Pengelolaan Mulai dari Rumah Tangga

- Jurnalis

Sabtu, 11 November 2023 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Membuang sampah sembarangan atau membuang tidak pada tempatnya menjadi masalah serius di Larantuka, ibukota dan pusat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur, NTT.

Padahal, ada tempat pembuangan sementara (TPS), dan setiap hari (pagi dan siang), sampah yang terkumpul baik di (TPS) maupun dalam karung diangkut oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Flores Timur.

Di sudut dan tengah kota kecil ini sampah terlihat berserakan dan bertebaran di got, jalan, pasar, laut, gang-gang kompleks pemukiman, bahkan mobil mewah yang lewat di jalan umum saja tiba-tiba ada sampah keluar dari jendela mobil dan jatuh di jalan.

Melky Koli Baran, pemerhati lingkungan hidup dimintai komentar terkait sampah yang berserakan di Kota Larantuka khususnya dan Kabupaten Flores Timur umumnya mengatakan masalah sampah sesungguhnya soal kesadaran dan sistem pengelolaannya.

Karung berisi sampah rumah tangga yang dibuang di Jalan Weri-Watowiti, Larantuka. Gambar diambil Sabtu (4/11/2023)

Hal ini bisa dilihat dari fakta sehari-hari bahwa sampah ada di mana-mana tanpa tanggungjawab. Di got ada sampah, jalan, pasar, laut ada sampah bertebaran dan berserakan.

Bahkan, menurut dia, mobil mewah yang lewat di jalan umum saja tiba-tiba ada sampah keluar dari jendela mobil dan jatuh di jalan.

“Jadi akarnya ada pada pemilik sampah, yakni warga mulai dari rumah tangga hingga ruang-ruang publik. Kesadaran para pemilik sampah ini bukan rendah, tapi di bawah zero,” kata Melky Koli Baran kepada Florespos.net, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga :  Anggaran untuk 819 Tenaga Honorer Flores Timur Diakomodir di APBD Perubahan 2023

Melky mengatakan semua warga Kota Larantuka adalah pemilik dan produsen sampah. Memperhatikan keragaman sampah dan tempat sampah-sampah itu berada, itulah potret kualitas kita warga Kota Larantuka terkait sampah.

“Dari sampah kita mengukur kualitas kesadaran warga dari mana sampah berasal,” katanya.

Perkuat Sistem Pengelolaan

Dia menyarankan, agar Pemda memperkuat sistem pengelolaan sampah mulai dari rumah tangga. Dalam sistem ini, kata dia, tanggungjawab rumah tangga terhadap sampah jauh lebih tinggi dari DLH.

DLH mempunyai tugas menyalurkan dan mengolah sampah yang telah terlebih dahulu dikelola rumah tangga. Sampah dari rumah tangga mestinya telah dipilah.

Sampah organik diolah di rumah atau disimpan di bank sampah di rumah untuk pertanian dan taman keluarga. Sampah plastik, kaleng dan lainnya dikumpulkan terpisah juga dan ditempatkan di titik-titik penempatan sampah.

“DLH akan mengangkutnya. Bisa juga dijual sendiri sehingga sampah menjadi  salah satu sumber penghasilan rumah tangga. Jika sistem ini berjalan maka sampah yang masuk ruang publik adalah sampah jenis plastik dan kaleng yang telah terpisah. Bukan sampah campuran bahkan bangkai busuk pun ada dalam tumpukan sampah itu,” pungkas Melky.

Tindak Tegas Pelaku

Sementara Romo Benyamin Daud, pemerhati lingkungan punya pemikiran yang sama.

Baca Juga :  Cegah Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan Malam, Polisi Tes Urine Pekerja dan Pengunjung

Romo Benya Daud juga tegas meminta Pemda melalui DLH memberikan peringatan dan menindak tegas oknum-oknum warga atau pelaku yang membuang sampah di sepanjang jalan dan membuang sampah sembarangan.

“Dinas terkait harus memberi peringatan dan sanksi tegas kepada oknum-oknum warga yang ditemukan membuang sampah sembarangan termasuk di sepanjang jalan Weri-Watowiti,” katanya, Sabtu (4/11/2023).

Romo Benya Daud yang juga Direktur Yaspensel Keuskupan Larantuka ini mengatakan, peringatan tegas itu bisa disampaikan melalui pengeras suara di kelurahan masing-masing di Kota Larantuka.

HAKLI Flores Timur Bersihkan Sampah Sepanjang Pintu Masuk Timur Kota Larantuka

Sebelumnya, Florespos.net melansir berita terkait sampah yang bertebaran karung-karung dan kardus di dalamnya berisi sampah rumah tangga bertebaran di sepanjang kiri dan kanan bahu jalan ruas jalan Weri-Watowiti.

Informasi dihimpun Florespos.net dari bakti sosial Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Flores Timur, Rabu (8/11/2023), menyebutkan, yang dibersihkan dan dipungut di sepanjang ruas jalan pintu masuk dan keluar Kota Larantuka itu umumnya sampah rumah tangga.

Di sepanjang ruas jalan tersebut ada sampah rumah tangga berupa botol-botol air kemasan, plastik sampai popok bayi dan lainnya yang dimasukan dalam karung dan kardus lalu dibuang.

Sepanjang ruas jalan pintu masuk dan keluar Kota Larantuka itu tidak ada tempat pembuangan sampah khusus. Tidak jauh dari Pura Agung Weri, ada papan informasi yang melarang keras membakar dan membuang sampah. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA