Mengukur Kerendahan Hati - FloresPos Net

Mengukur Kerendahan Hati

- Jurnalis

Sabtu, 4 November 2023 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RD. Donnie Migo

Sabtu, 4 November 2023

(Peringatan Wajib St. Karolus Borromeus)

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,

Hari ini Gereja Katolik memperingati St. Karolus Borromeus, ia berkebangsaan Italia berasal dari Milan, ia dipilih menjadi kardinal dan bapak konsili Trente. Lahir pada abad ke-16 dan mendapatkan gelar kudus pada abad ke-17 tepatnya pada tahun 1610.

St. Karolus Borromeus dikenal sebagai pemimpin yang sangat rendah hati. Hal ini dapat dilihat dari kesederhanaan hidupnya, ia tidak memiliki apa-apa kecuali jubahnya.

Salah satu kecemasannya adalah kalau- kalau karena jabatannya, ia menjadi jauh dari Tuhan.

Satu pengalaman yang juga memperlihatkan kerendahan hatinya, ketika ia menemani seorang anak penggembala dan mengajarkannya berdoa bapa kami dan salam maria.

Ia bahkan rela untuk tinggal bersama orang-orang sakit, melayani dan merawat serta merayakan ekaristi bersama dengan mereka.

Kerendahan Hati Santo Karolus ini terinspirasi dari bacaan Injil Lukas hari ini (14:1.7-11), di mana Tuhan Yesus mengatakan “Apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain.”

Baca Juga :  Anak-Anak Terang

Tuhan Yesus menyuruh kita untuk pergi duduk di tempat yang paling rendah adalah ajakkan untuk memberikan kesaksian bahwa seorang beriman tidak “gila” akan posisi atau tempat duduk tetapi bersedia untuk duduk bersama dengan mereka yang dianggap rendah dalam masyarakat.

Pilihan untuk duduk di tempat yang paling rendah adalah sebuah keputusan untuk berjuang dengan mereka yang tidak memiliki posisi dalam masyarakat.

Di sana, tuan pesta akan datang dan menyapa kita sebagai “sahabat,” karena hanya dia yang rela berhenti dan menolong saudaranya (Kisah seorang Samaria yang baik hati), dia itu yang layak untuk diajak duduk di tempat terhormat.

Sehingga posisi duduk bukanlah tempat yang kita cari tetapi kesempatan yang dipercayakan atau diberikan kepada kita karena kerendahan hati yang kita miliki.

Baca Juga :  Allah Mengagumi Orang yang Setia dan Saling Mengasihi

Rasul Paulus dalam suratnya kepada Jemaat di Roma juga mengingatkan bahwa salah satu ukuran kerendahan hati adalah tidak menanggapi diri pandai (Roma 11:25).

Kepandaian merupakan suatu kemampuan yang sangat dibutuhkan tetapi itu belum cukup untuk menjadi bekal bagi seorang dalam beriman, maka dibutuhkan kerendahan hati agar kepandaian itu tidak menjadi boomerang yang mencelakakan dirinya sendiri, melainkan menghantarnya menjadi seorang yang lebih matang dalam mengambil keputusan.

Marilah kita belajar menjadi rendah hati bertolak dari kesaksian Santo Karolus Borromeus dan nasihat dari kedua bacaan suci hari ini.

Kerendahan hati berarti tahu memposisikan diri kita dan melihat kepandaian sebagai kemampuan yang membantu kita untuk menjadi suci. ***

RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru